Connect With Us

Yuppentek dan SMK 1 Kabupaten Tangerang Paling Siap UN Online

ADOK | Selasa, 17 Maret 2015 | 18:27

Ilustrasi UN Online (fajar.co.id/Google / TangerangNews)

 

TANGERANG-Dua SMK di Kabupaten Tangerang siap melaksanakan ujian nasional online. Jumlah tersebut masih sedikit jika dibandingkan jumlah SMK Negeri dan Swasta yang ada di Kabupaten Tangerang yang kini berjumlah 145 sekolah.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Abdul Gani mengatakan, hanya dua sekolah yang terdaftar untuk mengikuti Ujian Nasional Darling (Online) 2015.

 

UN kali ini berbasis Computer Based Testing (BCT). Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang belum menerima petunjuk teknis terkait pelaksanaan UN tersebut.

 

Abdul Gani mengaku, pihaknya masih menunggu verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Kementerian Pendidikan terkait pelaksanaan UN Online ini.

 

“Tidak semua sekolah memiliki sarana dan prsaran yang mencukupi. Makanya tidak semua sekolah siap,” ujarnya. 

 

Dinas Pendidikan akan terus melakukan koordinasi dengan kepala sekolah terkait dengan UN. Baik itu UN online dan juga UN manual.

Tetapi, ia mengaku sidikit kebingungan. Mengingat, hingga awal bulan Maret ini Dinas Pendidikan belum bisa mensosilisasikan pelaksanaan UN itu ke semua sekolah.

 

“Kita masih menggu Juklak Juknisnya. Makanya, banyak juga sekolah yang menanyakan proses itu,” tandasnya.

 

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill