Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG-Dua SMK di Kabupaten Tangerang siap melaksanakan ujian nasional online. Jumlah tersebut masih sedikit jika dibandingkan jumlah SMK Negeri dan Swasta yang ada di Kabupaten Tangerang yang kini berjumlah 145 sekolah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Abdul Gani mengatakan, hanya dua sekolah yang terdaftar untuk mengikuti Ujian Nasional Darling (Online) 2015.
UN kali ini berbasis Computer Based Testing (BCT). Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang belum menerima petunjuk teknis terkait pelaksanaan UN tersebut.
Abdul Gani mengaku, pihaknya masih menunggu verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Kementerian Pendidikan terkait pelaksanaan UN Online ini.
“Tidak semua sekolah memiliki sarana dan prsaran yang mencukupi. Makanya tidak semua sekolah siap,” ujarnya.
Dinas Pendidikan akan terus melakukan koordinasi dengan kepala sekolah terkait dengan UN. Baik itu UN online dan juga UN manual.
Tetapi, ia mengaku sidikit kebingungan. Mengingat, hingga awal bulan Maret ini Dinas Pendidikan belum bisa mensosilisasikan pelaksanaan UN itu ke semua sekolah.
“Kita masih menggu Juklak Juknisnya. Makanya, banyak juga sekolah yang menanyakan proses itu,” tandasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews