Connect With Us

Dorong Guru Hasilkan Karya Ilmiah Melalui Jurnal Pendidikan

Advertorial | Kamis, 19 Mei 2016 | 17:36

| Dibaca : 2382

Program Tangerang Cerdas menjadi bagian program unggulan Pemkot Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Program Tangerang Cerdas menjadi bagian program unggulan Pemkot Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang. Selain meringankan beban biaya pendidikan bagi setiap orang tua, seluruh anak pun memiliki kesempatan untuk bisa bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Akhmad Lutfi mengatakan sampai saat ini sejumlah program telah dilakukan dalam memajukan pendidikan. Mulai dari promosi melalui pekan pendidikan dengan menggandeng perguruan tinggi serta mengenalkan sekolah-sekolah kepada masyarakat. Hingga mengikuti kegiatan perlombaan di tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional.

Hasilnya, kata Lutfi, cukup menggembirakan karena para pelajar Kota Tangerang meraih juara umum untuk berbagai jenis lomba seperti debat bahasa asing, olimpiade olahraga siswa sampai dengan raihan nilai tertinggi NEM dan juara tata boga di Brazil. Bahkan setiap ajaran baru hampir seluruh sekolah di Kota Tangerang menjadi primadona bagi pelajar dari daerah lainnya. Semakin bagusnya kualitas pendidikan dan ketersediaan sara pendukung, menjadi alasan masyarakat memilih pendidikan di Kota Tangerang.

"Kami pun rutin melakukan pembinaan kepada tenaga pendidik. Mulai dari tenaga pengawas dan guru agar selalu mengutamakan profesionalitas dalam mengajar sehingga menghasilkan pelajar yang berkualitas dan memiliki daya saing," ungkap Lutfi, Kamis (19/5/2016).

Terkait inovasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat Jurnal yang berisi tulisan atau karya ilmiah tenaga pengajar dan merupakan pertama di Provinsi Banten.  "Seiring dengan perkembangan dan tuntutan zaman, guru dituntut menghasilkan karya ilmiah dengan profesional sesuai dengan kompetensinya masing - masing," imbuhnya.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang membuat Jurnal sebagai wadah dari hasil karya ilmiah para guru. Harapannya agar Jurnal ini memiliki manfaat bagi tenaga pendidik dalam pengembangan Keprofesian yang Berkelanjutan (PKB).

"Jurnal ini merupakan bagian dari visi dinas pendidikan dan kebudayaan kota tangerang untuk mewujudkan dinas pendidikan yang mapan, terkelola, profesional dan mampu menjalin kemitraan dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas menuju masyarakat yang berakhlakul karimah," katanya menegaskan.

Sementara Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, salah satu peningkatan mutu pendidikan adalah memasyarakatkan gemar membaca dan menulis yang merupakan jendela pengetahuan.

"Dengan adaya jurnal pendidikan, saya optimis kegemaran membaca dan menulis bisa tersalurkan untuk peningkatan pendidikan di Kota Tangerang," ujarnya. 

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan berisi tentang tulisan atau karya ilmiah para guru dan tenaga pendidik lainnya yang telah diseleksi oleh tim penyusun. Isinya mengenai pendidikan, minat baca, penelitian kelas dan lainnya. Jurnal ini tayang selama empat kali dalam setahun atau diterbitkan setiap triwulan (tiga bulan).

Pembuatan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan digagas oleh para pengawas dan Kepala Bidang. Tujuannya yakni untuk mengasah kemampuan menulis para guru serta bagian dari kreatfitas dan inovasi. Selain itu juga membantu guru - guru yang akan naik pangkat. Sebab, banyak yang telah mengajar selama kurun waktu 10-15 tahun namun belum bisa naik pangkat. 

Kendalanya adalah tidak adanya wadah untuk publikasi ilmiah meski banyak guru yang memiliki kepandaian menulis. Akhirnya dibuatlah Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Setiap satu tulisan atau karya ilmiah yang terpublikasi di Jurnal, maka guru tersebut akan mendapatkan poin tiga.
   
"Guru bisa menghubungi tim redaksi atau datang ke dinas pendidikan dan kebudayaan untuk menayangkan tulisan atau karya ilmiahnya. Nanti akan di seleksi oleh tim yang sudah dibentuk," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Abdurachman. (ADV)

 

 

TEKNO
Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Minggu, 11 Juni 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Oppo kembali mempamerkan produk terbarunya, yakni Oppo R11 dan R11 Plus. Bedanya, hanya ukuran layar, RAM serta baterai.

BANDARA
WNA Ikut Meraihkan Lomba HUT RI ke-72 di Bandara Soekarno-Hatta

WNA Ikut Meraihkan Lomba HUT RI ke-72 di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 17 Agustus 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 oleh pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan tradisional. Sejumlah warga negara asing (WNA) pun tak

SPORT
Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Jumat, 21 Juli 2017 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Tim Indonesia disambut meriah di Bandara Soeakrno-Hatta usai berhasil membawa pulang 25 mendali emas dari ajang Asean Schools Games (ASG) Singapura 2017, Jumat (21/7/2017).

BANTEN
Kemenko PMK Sosialisasi Medsos Sehat Ke Pelajar Banten

Kemenko PMK Sosialisasi Medsos Sehat Ke Pelajar Banten

Kamis, 3 Agustus 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten menggelar Pelatihan Media Sosial Pertama bagi pelajar dan Sarasehan Netizen di Provinsi Banten, Kamis (3/8/2017)

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie