Connect With Us

Orangtua Mahasiswa SGU Resah Timbul Isu Sengketa Lahan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Mei 2016 | 10:00

| Dibaca : 3618

Parenting The Youth di SGU, BSD City , Serpong, Tangsel. (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Sejumlah orangtua mahasiswa Swiss German University (SGU) di BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang sejak Februari 2016 dibuat resah oleh adanya informasi mengenai sengketa lahan yang dipakai SGU sebagai kampusnya.

Hal itu membuat pihak kampus mengeluarkan surat edaran guna menenangkan keresahan para orangtua. Kepada reporter TangerangNews.com mereka menyatakan hal tersebut.

“Ya kami sih enggak terlalu resah ya, tetapi kan orangtua yang merasakan ketakutan itu, kita sudah bayar mahal tapi enggak tahunya kampus enggak punya tanah sendiri, terus kita diusir, enggak kuliah lagi, kan ini bikin orangtua kami resah,” ujar seorang mahasiswa Fakultas Tehnik yang enggak disebutkan namanya.

Para mahasiswa ini menceritakan, dengan adanya rumor sengketa lahan SGU itu membuat orangtua mahasiswa menanyakan bagaimana jaminan tentang masa depan anaknya yang masih menuntut ilmu di kampus yang berada di depan AEON Mall itu.

Dia tidak memungkiri uang yang dikeluarkan selama berkuliah di SGU cukup besar. Disebutkan saja,  sebanyak Rp50 juta lebih untuk biaya uang pangkal. Belum lagi, biaya persiapan magang, di dalam negeri hingga program magang di luar negeri, yakni ke Jerman, pada semester akhir nanti.

"Bisa dibayangkan sampai magang di Jerman berapa duit kan, masa iya kita akhirnya tak ada masa depannya," terang mahasiswa tersebut.

Sedangkan mahasiswa Fakultas Marketing mengungkapkan, sejauh ini pihak kampus belum sepenuhnya menjelaskan kepada mahasiswa dan orangtua mahasiswa bahwa semua akan berjalan baik-baik saja.

 “Mereka mengadakan pertemuan dan mengirim surat edaran bahwa semua informasi yang beredar perihal sengketa lahan adalah tidak benar. Melalui surat edaran itu, pihak kampus juga minta agar orangtua mahasiswa meyakini bahwa kampus akan tetap beroperasi dan tidak akan bangkrut dan tidak boleh memberikan komentar kepada pihak luar,” ungkapnya.  

Dia mengaku, informasi yang disampaikan adalah bahwa ada sengketa lahan antara  SinarMas Land dan SGU.

“Tapi versinya beda-beda, ada yang bilang SGU ngutang sama SinarMas Land, ada juga yang bilang SGU enggak salah. Masing-masing fight, saya enggak ngerti siapa yang benar, siapa yang salah," tuturnya.

Adapun dalam surat edaran yang diberikan pihak SGU per tanggal 4 Februari 2016 lalu, kampus mengancam akan melaporkan siapapun pihak eksternal yang dianggap melakukan upaya pencemaran nama baik terhadap rumor sengketa lahan ini. Ancaman itu juga berlaku bagi orangtua mahasiswa.

"Judulnya menanggapi tulisan yang beredar di internet. Suratnya dikirim via email," tandasnya.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

NASIONAL
15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Bertepatan dengan hari pemungutan suara Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 daerah pada Rabu (15/2/2017), Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional.

TOKOH
Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Senin, 20 Maret 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan di hadapan warga Ciputat Tangerang Selatan bahwa keadilan adalah kunci dari penyelesaian permasalahan kebangsaan.

BANDARA
Tas koper  berisi 25 peluru & magasin ditemukan di Bandara Soetta

Tas koper berisi 25 peluru & magasin ditemukan di Bandara Soetta

Selasa, 28 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Sebuah tas koper milik penumpang yang berisi 25 peluru dan satu magasin diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 27/3/2017) sekitar pukul 20.15 WIB.

"Membangun kesuksesan itu dari kegagalan. Keputus-asaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan yang paling pasti menuju kesuksesan."

Dale Carnegie