Connect With Us

SGU Akui Keresahan Orangtua Mahasiswa karena Lahan Kampus Masih Sengketa

Denny Bagus Irawan | Kamis, 26 Mei 2016 | 13:00

| Dibaca : 1541

Parenting The Youth di SGU, BSD City , Serpong, Tangsel. (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Munculnya keresahaan orangtua mahasiswa yang disuarakan para mahasiswa membuat pihak Swiss German University (SGU) memberikan keterangan bahwa benar ada sengketa lahan kampus di depan AEON Mall tersebut.

“Iya memang benar ada sengketa lahan. Kami belum bayar kepada pihak pengembang yakni Sinar Mas Land karena pada perjanjian awal 2010 mereka (Sinar Mas Land) harusnya menyelesaikan dulu stage pertama dan stage kedua, setelah itu baru kami bayar,” ujar Director of Communication SGU Christie Kanter.

Sebelumnya diketahui para mahasiswa SGU menyampaikan kepada wartawan bahwa orangtua mereka resah karena timbulnya kasus sengketa lahan antara pihak SGU dengan Sinar Mas Land. Hal itu membuat para orangtua bertanya-tanya tentang kejelasan masa depan anak-anak mereka menimba ilmu di SGU.

Menurut Christie, pada 2010 lalu lahan yang menjadi lokasi kampus saat ini dibeli oleh PT Swiss German University (SGU).  Ketika itu perjanjian harga pembelian per meter-nya Rp1 juta. Namun, sengketa mulai muncul sekitar tahun 2013, dimana pihak Sinar Mas Land meminta SGU membayarnya.

“Sinar Mas Land mengirim surat penagihan. Karena stage dua belum selesai,  dimulai dari sini permasalahan. Pada MoU sih memang ada, kami harus membayar tahun ke satu sampai ketujuh,  tapi kan itu mas harus stage kedua dibangun dulu,” ujar Christie.

Persoalan tersebut hingga saat ini masih menggantung. Namun, pihak SGU mengaku telah menjelaskan kepada pihak orangtua mahasiswa bahwa kemungkinan terburuk pihak Kementerian Dikti yang akan menjamin kegiatan belajar mengajar mereka.

 

TOKOH
Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Senin, 20 Maret 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan di hadapan warga Ciputat Tangerang Selatan bahwa keadilan adalah kunci dari penyelesaian permasalahan kebangsaan.

BANDARA
1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

Selasa, 28 Maret 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta sedang disiapkan untuk pindah, dari Terminal 2 ke Terminal 3. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan perpindahan penerbangan Internasional, Gar

BANTEN
12 Peserta ini Akan Mewakili Tangerang Raya di Musabaqoh Kitab Kuning Banten

12 Peserta ini Akan Mewakili Tangerang Raya di Musabaqoh Kitab Kuning Banten

Senin, 20 Maret 2017 | 07:00

TANGERANGNEWS.com-Setelah melalui serangkaian penilaian oleh dewan juri di babak penyisihan, panitia Musabaqoh Kitab Kuning zona Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memilih 12 peserta yang masuk ke s

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell