Connect With Us

Guru MTs di Tangsel Sundut Rokok ke Lengan Murid

Denny Bagus Irawan | Jumat, 28 Oktober 2016 | 16:00

| Dibaca : 2590

Ilustrasi kekerasangan terhadap anak. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANGNews.com-Aneh-aneh saja kelakuan guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini, IS seorang guru nekat menyundutkan bara api rokok terhadap delapan siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nur As Sholihat, Kelurahan Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangsel. Alasan IS menyunut karena siswanya membuat tato temporer dan rambutnya diwarnai.

 “Kami akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan,” ujar Untung salah satu dari orangtua siswa yang disundut IS, Jumat (28/10/2016).  

Menurut dia, tak seharusnya IS memperlakukan anaknya seperti itu. “Saya akui anak saya bersalah, tetapi tidak dengan menyundut menghukumnya. Seharusnya tidak seperti ini,” tukasnya.

DAR anak Untung mengatakan, dia bersama teman-temannya memang memasang tato yang dapat segera hilang. “Pemicunya karena tato,” ujarnya.

Sementara itu, Wahidin Kepala Sekolah MTs Nur As Sholihat mengatakan, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut. “Benar kejadiannya, salah seorang staf pengajar kami saudara IS yang melakukan tindak kekerasan terhadap delapan siswa dengan melakukan penyundutan rokok di bagian lengan siswa,” katanya.

Menurutnya IS juga sudah mengakui kekeliruannya atas perbuatannya. Wahidin menyatakan, hal itu tentu akan menjadi pembelajaran berharga bagi yayasan atau lingkungan sekolah karena kelalaian pihak sekolah.

“Pihak sekolah sudah membutkan surat perjanjian agar masalahnya diselesaikan secara kekeluargaan , tapi bila ada oorang tua yang tak menerima kami siap menanggung resiko tersebut,” tambahnya.

 

HIBURAN
Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Diskon 30%

Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Diskon 30%

Sabtu, 30 September 2017 | 08:00

Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Shantika ICE BSD Diskon 30%

KOTA TANGERANG
Nasib LBH di Posbakum PA Tangerang yang Minta Rp 20 Juta Diujung Tanduk

Nasib LBH di Posbakum PA Tangerang yang Minta Rp 20 Juta Diujung Tanduk

Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:00

"Kalau dia umpamanya di ruang selain Pos Bantuan Hukum, boleh saja mereka ngomong (tarif). Di ruang Pos Bantuan Hukum kan enggak boleh, dia kasih penjelasan mustinya. Kalau di sana, sebagai Pos Bantuan Hukum, tidak boleh bicara itu di dalam,"

BISNIS
Pameran Dagang Terbesar Internasional Siap Digelar di ICE BSD City

Pameran Dagang Terbesar Internasional Siap Digelar di ICE BSD City

Selasa, 19 September 2017 | 18:00

Pameran Dagang Terbesar Internasional Siap Digelar di ICE BSD City

"Dalam hidup, tidak ada seorang pun yang mendapatkan tepat seperti apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi."

Conan O'Brein