Connect With Us

Tawarkan Kualitas Internasional, Sampoerna Academy Resmi Hadir di BSD

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Oktober 2018 | 19:26

| Dibaca : 394

Sampoerna Academy institusi pendidikan formal berkualitas kini telah hadir di Jalan Raya Serpong BSD CBD Lot II-2, Serpong, Tangerang Selatan. (@TangerangNews/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pesatnya perkembangan zaman di era globalisasi ini, membuat generasi muda di Indonesia harus mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Tak hanya dari segi pengajaran, pendidikan yang didapat pun selayaknya harus berstandar Internasional agar mampu bersaing.

Untuk itu, Sampoerna Academy sebagai satu institusi pendidikan formal berkualitas. kini meresmikan sekolah barunya yang berlokasi di Jalan Raya Serpong BSD CBD Lot II-2, Serpong, Tangerang Selatan.

Hadir dalam peresmian Director of Sampoerna Academy Dr Mustafa Guvercine, Principal of Sampoerna Academy BSD Campus Beatrice da Roza, Coordinator Sampoerna Academy Erwin Bryan Utchanah IBDP, selebriti Gisela Anastasia bersama putrinya Gempita Marten.

"Kami bergembira dengan dibukanya sekolah baru kami di BSD. Sampoerna Academy menawarkan pendidikan bertaraf internasional yang didasarkan pada nilai-nilai moral dan budaya Indonesia,” ujar Mustafa, Director of Sampoerna Academy.

Dibangun di atas tanah seluas 6.300 meter persegi, Sampoerna Academy akan menyediakan sistem pendidikan dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis. Pada tahun ajaran 2018/2019, Sampoerna Academy BSD membuka pendaftaran untuk Playgroup, Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (Kelas 1-6), dan Sekolah Menengah (kelas 7) dan akan terus berkembang lebih lengkap (Playgroup hingga kelas 12).

Sampoerna Academy BSD menjadi lokasi kelima dari Sampoerna Academy, setelah kampus L’Avenue (Pancoran, Jakarta), kampus Cipto dan CitraGarden (Medan, Sumatera Utara) serta kampus Sentul (Sentul City, Bogor).

Sementara itu, untuk metode pembelajaran diterapkan metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics) yang berfokus pada kerjasama, komunikasi, penelitian, penyelesaian masalah, dan kemampuan berpikir kritis.

"Melalui pendekatan STEAM, anak-anak diharapkan tidak hanya menjadi cerdas secara akademis namun juga secara sosial,"ungkapnya.

Sementara itu, Gisella berbagi pengalamannya selama mendampingi Gempita bersekolah di Sampoerna Academy.  “Saya senang dapat menyekolahkan Gempi di Sampoerna Academy yang mempunyai lingkungan dan fasilitas lengkap, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Saya lihat Gempi telah berkembang menjadi anak yang mandiri, mudah bersosialisasi dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi," ujarnya.

Selain menerapkan STEAM sebagai salah satu kurikulum yang diakui secara internasional, Sampoerna Academy BSD juga dilengkapi dengan fasilitas yang dirancang untuk mendukung metode pengajaran dan membuatnya berbeda dari yang lain, diantaranya ruang kelas yang didukung dengan fasilitas teknologi, kelas STEAM, kelas seni, kelas menari, kelas musik, laboratorium komputer, perpustakaan, fasilitas olahraga, dan sistem keamanan 24 jam dengan kamera pengawas (CCTV).(RAZ/HRU)

HIBURAN
Usung Konsep Betawi, Pasar Jajan Teras Cisadane Hadir di Kota Tangerang

Usung Konsep Betawi, Pasar Jajan Teras Cisadane Hadir di Kota Tangerang

Senin, 15 Oktober 2018 | 18:59

TANGERANGNEWS.com-Setelah sukses membuat Pasar Jajan di Taman Potret dan Taman Gajah dengan konsep modern dan milenial, Pemerintah Kota

PROPERTI
Galeri Iptek & Inovasi Hadir di BSD City

Galeri Iptek & Inovasi Hadir di BSD City

Kamis, 4 Oktober 2018 | 18:58

TANGERANGNEWS.com-Pengembang properti Sinar Mas Land manggandeng Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) membangun

KOTA TANGERANG
Akhirnya Sopir Angkot Setuju BRT Koridor II Beroperasi, Ini Kesepakatannya

Akhirnya Sopir Angkot Setuju BRT Koridor II Beroperasi, Ini Kesepakatannya

Selasa, 16 Oktober 2018 | 00:05

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan sopir Angkot menemui kata sepakat terkait operasional

"Semua orang pernah gagal. Sebagian menyerah, sebagian bangkit kembali. Maka ada pecundang, ada pemenang."

Ken Terate