Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com–Pada perhelatan lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional XXII tahun 2021 yang dilakukan secara virtual, Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, memamerkan alat ciptaanya yakni penghasil BBM, gas dan listrik, di Aula kantor kecamatan setempat, Kamis pekan lalu.
Alat yang sebelumnya menjuarai lomba teknologi tepat guna tingkat Provinsi Banten pada Juli 2021 itu, diketahui dapat menghasilkan BBM, sejenis solar, minyak tanah, bensin, gas, dan listrik dari sampah plastik.
Ketua Posyantek Sukamulya Tosim menuturkan setelah menjuarai lomba teknologi pada tingkat Banten, alat penghasil BBM tersebut sudah mengalami pengembangan. “Alat tersebut sudah dikembangkan di antaranya sudah dipasangnya alarm. Jadi apabila tungku pembakaran plastik sudah mencapai suhu 250 derajat celcius, maka alarm akan menyala,” ujarnya di Kabupaten Tangerang, Senin, 13 September 2021, dikutip dari Diskominfo Kab. Tangerang.
Menurut Tosim, alat tersebut dapat menghasilkan satu liter BBM dari satu kilogram sampah plastik yang dimasukkan kedalam tungku pembakaran alatnya.
“Seperti tidak masuk akal. Bahkan juri penilai pun sempat tidak percaya. Ditambah lagi, alat ini bisa menghasilkan listrik mencapai 250 volt,” ungkap dia.
Tosim berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat mengembangkan alat ciptaan pihaknya agar sampah plastik dapat menghasilkan barang baru berupa BBM dan gas.
Sementara itu, Camat Sukamulya Yati Nurulhayat mengungkapkan rasa bangganya terhadap alat ciptaan warganya tersebut.
“Selain menghasilkan energi baru dari sampah plastik, hasil sampah pembakaran dari alat tersebut dapat dijadikan pupuk sesuai yang disampaikan oleh Saadudin, penciptanya,” ujar Yati.
Ia pun berharap alat penghasil BBM ciptaan Saadudin tersebut dapat dikembangkan nantinya dengan menguji sejumlah BBM dan gas yang dihasilkan dari alat tersebut pada laboratorium.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews