Sabtu, 20 Desember 2014

 
 
Jum'at, 13 November 2009 17:44 WIB
Dibaca : 209020
 

Video Mesum Pelajar Gegerkan Lumajang

/
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGERANGNEWS-Sebuah rekaman video amatir yang melibatkan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan menggegerkan masyarakat Lumajang. Video yang direkam dengan te
lepon seluler itu sudah beredar sepekan terakhir ini.

Dalam video ini terlihat aksi dua pelajar yang diduga siswa SMA di Kecamatan Pasirian melakukan adegan oral sex di pojok kelas pada jam istirahat sekolah.

Video ini beredar luas di kalangan masyarakat di Kecamatan Pasirian dalam ukuran file 4,5 megabite dengan durasi empat menit 28 detik. Adegan oral tersebut dilakukan sesekali sambil mengobrol di ruang kelas.

Saat dua orang itu melakukan adegan sepertinya ada teman lainnya yang curi-curi merekamnya. Dari tayangan itu, digambarkan seorang siswa kelas 2 SLTA, yang sesuai informasi berisial J, masih mengenakan seragam putih biru berduaan bersama seorang siswi berjilbab berinisial Y di ruangan kelas.

Y yang mengenakan seragam coklat, terlihat tengah duduk berhadapan di kursi bagian belakang sebuah ruangan kelas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun , video mesum ini sebenarnya diambil setahun lalu. Namun, baru beredar luas melalui format handphone dalam sepekan terakhir ini.

Berdasarkan informasi yang ada, dua pelajar itu telah diberhentikan dari sekolah. ”Wah, dua orang itu sudah diberhentikan dari sekolah,” kata seorang pelajar SLTA yang enggan menyebutkan namanya ini, Kamis (12/11).

Saat ini, Polsek Pasirian belum berniat melakukan penyelidikan terkait beredarnya video mesum ini.

Kepala Polsek Pasirian, Ajun Komisaris Jauhar Maarif menyebutkan, pihaknya memang baru mendengar terkait informasi beredarnya video mesum pelajar ini. Polisi, kata dia, saat ini berupaya mencari barang-bukti rekaman sebelum melangkah ke proses pengusutan lebih jauh.(ti)
 
Jum'at, 19 Desember 2014 18:52 WIB
Soal U-Turn, Pemprov Banten Klaim Pemkot Sudah Sepakat
 
Jum'at, 19 Desember 2014 18:39 WIB
Polisi Kejar Empat Perampok Rp1,1 Miliar
 
 
Jum'at, 19 Desember 2014 16:59 WIB
Sistem Rayonisasi Sekolah Akan Dievaluasi