Connect With Us

Tahanan Wanita Kabur dari Lapas

| Senin, 5 Juli 2010 | 18:15

Arthalyta Suryani (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Seorang tahanan Lembaga Pemasrakatan (Lapas) Wanita Tangerang bernama Rusmi bin Husen, 51, melarikan diri pada Sabtu (3/6), dengan cara berbaur dengan para pengunjung.

Rusmi merupakan narapida yang dijerat hukuman 9 bulan penjara karena kasus tersangkut kasus penipuan ini kabur dari Blok Menara di bagian depan yang diperuntukan untuk tahanan titipan.

Kepala Lapas Wanita Dewasa Tangerang Etty Nurbaiti, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pada hari Sabtu lalu diberlakukan jam kunjungan bagi tahanan dan napi hingga pukul 13.00. Rusmi baru diketahui tidak ada di kamar nomor empat Blok Menara pada pukul 16.30 saat seluruh tahanan masuk kamar. "Saat dihitung tidak ada satu, dia sekamar sembilan orang," tegas Etty, Senin (05/7).

Dugaan kaburnya Rusmi dengan menyelinap diantara pengunjung dikuatkan karena tidak ada kerusakan dan bekas lompat pada tembok. “Rusmi kemungkinan kabur dengan cara membaur dengan pengunjung, sebab dia belum mengenakan seragam narapidana, masih berpakaian biasa," kata Etty.

Etty menambahkan, pihaknya akan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) kepada 11 petugas jaga yang ada saat kejadian untuk melakukan pemeriksaan. “Besok petugas yang berjaga itu akan saya periksa, guna pengusutan bagaimana kaburnya Rusmi," ujar Etty.

Menurut Etty, Rusmi telah divonis hakim sembilan bulan penjara, namun karena belum mendapat petikan putusan dan belum dieksekusi kejaksaan statusnya belum narapidana sehingga belum diberikan seragam tahanan. Rusmi sudah menjalani tahanan hampir lima bulan di Blok Menara karena terlibat kasus penipuan dan melanggar pasal 378 KUHP.(rangga)
 
OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill