Sabtu, 26 Juli 2014

 
 
Rabu, 22 September 2010 19:43 WIB
Dibaca : 1150111
 

Muncul Calon Haji Kabupaten Tangerang Fiktif

Haji int / int
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
 

TANGERANGNEWS-Daftar nama calon Haji di Kabupaten Tangerang diduga menggunakan data fiktif. Pasalnya dari daftar tersebut, terdapat nama yang sebenarnya tidak berangkat haji. Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan salah seorang warga Kabupaten Tangerang, Dudung Sukandar, kepada Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Tangerang, Rabu (22/9).
 
Dudung mengatakan bahwa dari daftar nama calon haji Kabupaten Tangerang sebagai contoh di beberapa desa di Kecamatan Teluk Naga, terdapat 12 nama calon haji yang tidak jelas. Seperti nama Sumardjo dengan nomor porsi 2800048868, dalam daftar beralamat di RT 04/04, Kelurahan Rawa Jambe, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.
 
Namun, kata Dudung, ketika dirinya mengkroscek keberadaan calon haji tersebut ke desa setempat, ternyata tidak ada warga yang bernama Sumardjo. “Tidak menutup kemungkinan ada indikasi jual beli nama yang terdaftar di daftar nama tersebut yang dilakukan oleh oknum yayasan penyalur jamah haji di Kabupaten Tangerang,” ungkap Dudung.
 
Ia menjelaskan, modus yang dilakukan adalah dengan mendaftarkan nama calon jamaah haji fiktif ke Kandepag sehingga mengurangi quota. Selanjutnya nama tersebut dijual ke masyarakat yang ingin menjalankan ibadah haji namun tidak bisa mendaftar karena habisnya quota.
 
“Masyarakat yang membeli nama tersebut nantinya berangkat dengan nama yang telah didaftarkan oknum Yayasan, jadi bukan menggunakan nama dia yang sebenarnya. Hal ini jelas manipulasi,” tegas Dudung.
 
Dadang berharap kepada pemerintah atau penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan tindakan tersebut. “Hal ini jelas merugikan masyarakat yang tulus ikhlas ingin beribadah ke Tanah Suci. Saya berharap pelakunya segera ditangkap,” tandasnya.
 
Sementara Itu Kepala Kandepag Kabupaten Tangerang Agus Salim mengaku kalau pihaknya hanya mengurus calon jamaah haji yang beralamat sesuai dengan KTP yang Berdomisili di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel. “Kalau memang ada calon jamaah haji yang menggunakan data fiktif, kita tidak bisa memberangkatkannya,” terangnya.(rangga)
 
 
 
Jum'at, 25 Juli 2014 20:33 WIB
Trek-trekan di Bintaro Dikeluhkan Warga
 
 
 
 
Kamis, 24 Juli 2014 22:31 WIB
Lagi Nge-Fly, Empat Pemuda Tanggung Disergap