Selasa, 16 September 2014

 
 
Selasa, 22 Maret 2011 11:49 WIB
Dibaca : 9266326
 

Sekolah Pahoa Gading Serpong Didemo Orang Tua Murid

Sekitar 300 orangtua siswa-siswi Sekolah Pahoa, Gading Serpong melakukan unjuk rasa tolak kenaikan biaya sekolah. tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A

TANGERANG
-Tidak kurang dari 300 orang tua siswa-siswi sekolah terpadu Pahoa yang berlokasi di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di dalam halaman sekolah tersebut.

Dalam aksinya, para orang tua murid tersebut menuntut agar pihak sekolah mau menurunkan biaya sekolah yang setiap tahun selalu naik. Pasalnya, sekolah tersebut ingkar pada janji mengenai biaya sekolah yang tidak akan naik lebih dari 10 persen setiap tahun.

"Tetapi yang terjadi pada tahun ketiga, secara sepihak mereka (pihak sekolah) menaikan biaya sekolah mencapai 35  persen," terang Ani salah seorang ibu dari siswi sekolah SMP, sekolah itu.

Menurut data yang dimilikinya, untuk SMP uang bayaran setiap bulan kini naik dari sekitar Rp850.000 menjadi Rp1.050.000. Itu belum termasuk uang kegiatan, dari Rp1.300.000 menjadi Rp2.000.000. Sementara untuk SD, ada kenaikan biaya iuran bulanan dari  Rp650.000 menjadi Rp900.000. Sedangkan uang kegiatan dari Rp1.050.000 menjadi Rp1.200.000.

“Jika kami tidak membayar uang kegiatan, kami dianggap mengundurkan diri. Dengan ancaman, akan memberikan bangku sekolah kepada siswa-siswi yang lain yang sudah waiting list,” terang Ani.

Orangtua murid sebenarnya sudah berupaya melakukan protes. Dan, pihak sekolah sendiri, kata Ani sudah berjanji akan menemui orang tua murid untuk menyelesaikan persoalan ini. “Tetapi mereka bohong, iuran tetap naik, dan uang kegiatan juga tetap naik,” terangnya.

Dalam aksi yang berjalan sejak sekitar pukul 09.00 WIB-hingga siang tadi. Tidak ada dari pihak sekolah Pahoa yang mau menemui mereka. Bahkan wartawan yang akan meminta konfirmasi tidak bisa, dengan alasan ini adalah persoalan internal. “Ini masalah internal, kami minta wartawan tidak masuk,” ujar Adi petugas Satpam Sekolah Pahoa.

Aksi tersebut juga berbuntut pada kericuhan, antara wartawan televisi dengan petugas Satpam. Seorang wartawan, bernama Iksan Bakti didorong hingga terjatuh. Beruntung kameranya tidak rusak. Akibat, dorongan itu sejumlah wartawan sempat memprotesnya. (DIRA DERBY)

 
 
Minggu, 31 Agustus 2014 16:26 WIB
Akan ada Jalur Khusus Bus ‘Rute Blok M- Ciledug’
 
 
Minggu, 31 Agustus 2014 15:59 WIB
Kota Tangerang siapkan Jalan Berbayar Seperti DKI
 
 
Minggu, 31 Agustus 2014 15:38 WIB
DPP PDIP Diam-diam Ikuti Kasus Komeng dan Herdi
 
 
 
Selasa, 16 September 2014 19:33 WIB
Ricky Umar Laporkan Jaksa Tangerang ke KPK
 
 
 
Selasa, 16 September 2014 14:49 WIB
Pasar Tanah Tinggi Dijaga Polisi
 
Selasa, 16 September 2014 14:18 WIB
Bentrok di Tanah Tinggi Dipicu Rebutan Lahan Parkir