Sabtu, 25 Oktober 2014

 
 
Minggu, 1 Mei 2011 17:23 WIB
Dibaca : 66646
 

Proses Tender Berbelit, Bikin Perbaikan Jalan Tersendat

M Shaleh MT, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Pemerintah Provinsi Banten tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
 
TANGERANG-Proses tender yang berbelit-belit, membuat perbaikan jalan di wilayah Provinsi Banten tersendat. Demikian yang dikatakan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Provinsi Banten, Shaleh MT, kepada wartawan, akhir pekan lalu di Tangsel.

"Kami belum melaksanakan perbaikan jalan rusak karena proses tender belum beres. Padahal kami sudah menyiapkan anggaran sekitarRp 200 miliar untuk tahun ini," kata Shaleh.

Menurut shaleh, delapan kota/kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Banten mulai awal tahun 2011 hingga saat ini belum melaksanakan proyek perbaikan jalan tersebut. Tersendatnya perbaikan jalan rusak itu karena saat ini masih dalam pelaksanaan tender. "Proses tender saja belum beres, mana bisa saya menunjuk pelaksana kontraktor untuk perbaikan jalan yang rusak. Perbaikan jalan rusak akan dilakukan setelah tender pengandaan perbaikan jalan rusak diselesaikan," ucapnya.

Menurut Shaleh, perbaikan jalan yang paling utama adalah jalur Cikande - Kragilan. Selain itu, jalan batas Kota Tangerang - Kota Serang
 sepanjang 7,2 km (alokasi anggaran Rp 25,1 miliar). Sedangkan untuk pemeliharaan, jalan Kota Tangerang - Kota Serang sepanjang 20,18 km (Rp 55,9 miliar), akan dikerjakan akhir tahun ini. (DRA)


 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 18:34 WIB
Tolak Oral, Kakek di Karawaci Dibunuh Kekasih
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 16:38 WIB
4 Pasar Tradisional di Tangsel Diurus BUMD
 
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:56 WIB
Pariwisata Banten Terkendala Infrastruktur
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:53 WIB
Lama Vakum, Sidang Tipiring Kembali Digelar