Connect With Us

Persita Sesali Kongres PSSI Tanpa Hasil

| Minggu, 22 Mei 2011 | 21:21

Logo PSSI (tangerangnews / tangerangnews)

TANGERANG-Persita Tangerang menyesalkan kisruh yang terjadi pada Kongres PSSI yang diadakan di hotel Sutan Jumat lalu. Imbasnya, kongres tersebut berakhir tanpa hasil.

"Sangat disayangkan Kongres dihentikan dan tanpa hasil," ujar General Manager Persita Tangerang, Eka Wibayu kepada wartawan, Minggu (22/05/2011).

Menyikapi gagalnya Kongres PSSI yang dipimpin oleh Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar itu, Persita tidak mau berspekulasi apa penyebab dibalik kisruh tersebut. "Yang pasti, kami dari Persita salah satu pemilik suara di Kongres hanya memberikan dukungan kepada Komite Normalisasi," kata Eka.

Dukungan untuk Komite Normalisasi sebagai pihak yang akan menentukan calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015, menurut Eka, sangat perlu dilakukan demi masa depan persepakbolaan Indonesia yang lebih baik. Ia berharap, masalah kepengurusan PSSI bisa diselesaikan dan Indonesia terhindar dari sanksi FIFA.

Persita merupakan satu dari 101 peserta Kongres PSSI yang berasal dari perwakilan klub. Ada pun, rincian pemilik suara dari pengurus di 33 provinsi, 15 klub Liga Super Indonesia, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 Klub Divisi II, dan 10 klub Divisi III. Jawa Timur akan menjadi penyumbang suara terbesar. Terdapat 13 pemilik suara yang berasal dari Jawa Timur.

Kongres PSSI yang berakhir ricuh itu membuat Indonesia terancam sanksi dari FIFA. Kongres dibanjiri interupsi yang puncaknya ketika pendukung Kelompok 78 mendesak agar Komite Banding memaparkan hasil keputusannya.

Suasana yang makin panas, membuat Agum terpaksa menghentikan jalannya kongres.

Kisruh dalam sidang PSSI adalah bagaikan sebuah deja vu, setelah sebelumnya juga terjadi pada Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau, 26 Maret lalu. Saat itu, pintu sidang didobrak oleh pemilik suara yang langsung masuk memenuhi arena.(detik/dra)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill