Selasa, 21 Oktober 2014

 
 
Senin, 20 Juni 2011 17:55 WIB
Dibaca : 208249
 

Anggota Marinir Tewas Saat Terjun Payung di Pamulang

TKP anggota Marinir yang terjatuh hingga tewas saat melakukan latihan terjun payung. tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGSEL-Seorang anggota Marinir  Serka Wahyu Dilianto tewas saat berlatih terjun payung di Perumahan Griya Mulya Tama Blok A5/8 RT 01/12 , Pondok Cabe Ilir, Pamulang , Kota Tangerang Selatan. Diduga parasut yang digunakan tidak mengembang sehingga anggota TNI AL itu tewas.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh, Nursiyah,28, seorang pembantu rumah tangga di rumah tersebut. Dirinya yang sedang mengepel teras rumah mendengar suara sesuatu jatuh di atap garasi rumah  majikannya. Setelah dicari sumber suara, dia pun menemukan seorang penerjun terjatuh dan tewas seketika  dengan luka parah. Nursiyah lalu mencari asal muasal suara tersebut.
 
Dirinya terkejut setelah mengatahui  ada seorang pria yang jatuh ke kavling yang kosong di samping rumah sang majikan setelah terpental dari atap garasi."Dia terpental keras ke samping rumah ini. Setelah sempat mendarat terjun bebas ke atap garasi rumah,” ujar Nursiyah, hari ini.

 Setelah diperhatikan seksama, Nursiyah mengaku, sempat melihat korban yang mengenakan baju serba hitam dan celana hitam serta mengenakan sepatu putih itu terluka parah. "Saya lihat lehernya berdarah, paha robek terbelah dua, dan sudah meninggal," ujar Nursiyah.

Saksi mata lainnya, Asmat menceritakan penerjun payung tersebut payungnya tidak terbuka secara normal. Saat itu, Asmat sedang berada di lantai dua rumah majikannya.  "Payungnya tidak mengembang. Saat kejadian, perumahan sedang sepi, hanya ada saya dan Nursiyah," kata Asmat yang bekerja sebagai tukang kebun itu. Pelaku menurut Asmat meninggal di lokasi kejadian.

Itu dibenarkan oleh Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkiefli Muridu. Dia mengatakan, jenazah belakangan diketahui adalah anggota marinir bernama Serka Wahyu Dilianto . Sekitar 15 menit di lokasi, pihaknya langsung membawa korban ke RS Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.  Diduga korban tewas dengan ketinggian 80-100 kaki. Sedangkan lokasi tempat korban terjatuh sudah dipasangi garis polisi.  
Peristiwa jatuhnya korban, terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.  "Memang luka-lukanya cukup parah dan korban langsung dibawa ke RS Cilandak," katanya. (DRA)
 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
 
 
Senin, 20 Oktober 2014 18:40 WIB
Tunda Kunker, Forum RW di Tangsel Minta DPRD Kritis
 
 
Senin, 20 Oktober 2014 17:26 WIB
Sekda Ralat Pernyataan Wali Kota Tangerang