Jum'at, 31 Oktober 2014

 
 
Kamis, 29 September 2011 19:29 WIB
Dibaca : 103975
 

Kesal, Warga Copot Sendiri Spanduk Cagub

Spanduk calom gubernur dicopot. tangerangnews / rangga
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
 

TANGERANG – Sejumlah warga yang mengatasnamakan Forum Diskusi Tumpeng Tanggerang (Forbist) menurunkan puluhan spanduk pasangan calon gubernur dan wakil gunernur yang dianggap belum saatnya dipasang disepanjang Jalan Oto Iskandardinata dan Jalan Muhammad Thoha.

Koordinator penertiban Subaryudin mengatakan, tindakan yang dilakukannya tersebut dilakukan lantaran melihat sikap lamban yang dilakukan panitia pengawas pemiluka (Panwaslu) Kota Tangerang dan aparatur pemerintahan di daerah tersebut untuk menertibkan spanduk yang memang belum saatnya dipasang.

“Alat-alat peraga ini harusnya baru dipasang per 5 Oktober mendatang saat start kampanye dimulai. Tapi, sudah banyak beredar di masyarakat. Kami anggap ini curi start kampanye dan harusnya ditertibkan oleh aparat berwenang,” jelasnya.

Hanya saja katanya, melihat lambannya respon yang dilakukan baik Panwaslu maupun aparatur pemerintah, pihaknya sebagai warga yang mengerti aturan main yang juga diterbitkan penyelenggara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten merasa terpanggil untuk menertibkannya.
“Spanduk-spanduk ini kami serahkan ke panwas sebagai bukti laporan adanya penyebaran atribut kampanye yang belum pada saatnya,” kata Subaryudin menegaskan.

Dia berharap, Panwaslu Kota Tangerang segera beraksi untuk menertibkan spanduk-spanduk calon gubernur dan wakil gubernur yang kian marak itu. Terlebih, masa kampanye baru akan dimulai sepekan mendatang.

“Padahal, sesuai edaran yang dikeluarkan, Panwaslu memberikan himbauan kepada seluruh pasangan calon agar menertibkan seluruh atribut kampanye mereka sebelum 25 September 2011 lalu. Nyatanya, sampai lewat tanggal yang ditentukan makin banyak saya atribut kampanye yang terpasang. Harusnya Panwaslu konsisten dengan edarannya,” tandas Subaryudin lagi.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Wahyul Furqon pihaknya menyangkal tidak melakukan upaya penertiban spanduk calon tersebut. Sebab, ia mengaku sudah melakukan upaya seperti mengeluarkan edaran kepada tim sukses pasangan calon untuk melakukan penertiban. “Kami tidak punya wewenang untuk menertibkannya. Yang punya wewenang itu Satpol PP dan Dinas Kebersiahan. Kalau kami yang menertibkan akan melanggar aturan,” jelasnya.

Pantauan TangerangNews, dari hasil penertiban itu didapati sebanyak 16 buah benner bergambar pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita, 1 baligho dan belasan spandul kecil yang juga bergambar pasangan calon yang sama. “Atribut kampanye ini akan kami terima sebagai laporan dan akan kami tindaklanjuti,” singkat Wahyul. (RAZ)

 
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:03 WIB
Wali Kota Setuju Pembentukan Pokja RTH
 
 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
 
Jum'at, 31 Oktober 2014 18:36 WIB
Kota Tangerang Raih Penghargaan Udara Bersih
 
Jum'at, 31 Oktober 2014 18:13 WIB
Dewan Pengawas PDAM TKR Dikukuhkan
 
Jum'at, 31 Oktober 2014 17:13 WIB
Jika Gaji Buruh Naik Tinggi, Banten Bisa Anjlok
 
 
Jum'at, 31 Oktober 2014 12:17 WIB
Pemalsu AJB ditangkap, Tembus Rp500 Juta dari Bank