Connect With Us

BlackBerry Pembantu yang Tewas di Pondok Aren Hilang

| Jumat, 18 Mei 2012 | 16:28

Ilustrasi pembunuhan. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Reina pembantu yang tewas dihabisi di Perumahan Perkici VII Blok EA7 No.1 RT6/10 Sektor V, Kelurahan Jurang Mangu , Pondok Aren, Kota Tangsel yang ditemukan tewas pada Kamis (17/05) sekitar pukul 14.00 WIB, mengalami luka tusukan lebih dari 10 lubang.  Selain itu, smartphone  Blackberry korban diduga dibawa sang pembunuh keji tersebut.  

Hal itu diutarakan oleh Utami, rekan seprofesi korban yang juga tetangga. Dia mengatakan, korban pernah menceritakan kalau dirinya baru saja putus dengan pacarnya. “Dia pernah curhat baru saja putus, tapi penyebabnya apa saya enggak tahu,” katanya, Jumat (18/09).

 Ditanya apakah korban memiliki ponsel, Utami mengatakan, korban punya Blackberry. Bahkan sebelum peristiwa itu, dirinya sempat menanyakan kepada korban melalui pesan BlackBerry Messanger (BBM), menanyakansoal paket kiriman untuknya. “Saya sempat kirim BBM sekitar pukul 10.00 WIB, tapi tidak dijawab, hanya dibaca saja,” singkatnya.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Parmono  mengatakan, korban diketahui bernama Reina usian 20 tahun asal Wonosobo.  “Dugaan sementara Reina adalah  korban pembunuhan. Sedangkan peristiwa pembunuhan itu diduga terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dini hari,” ungkapnya.

Namun, petugas mendapati laporan sekitar pukul 14.30 WIB. Pihaknya menduga, Reina sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku. Hal itu didasari banyaknya luka yang cukup parah ditubuh korban. “Diantaranya, terdapat luka tusukkan di pinggang dibelakang, perut, dada, lengan dan luka lebam di kepala belakang. Untuk luka Tusukan lebih dari sepuluh dan luka sobekan lebih dari dua sedangkan lainnya adalah lebam di kepala,” terangnya.

Dirinya menerangkan, Reina sudah menjadi pembantu rumah tangga dikeluarga Pongki sekitar empat bulan lalu.  Ditanya soal motif pembunuhan, Parmono mengaku, motifnya masih di dalami.  Sebab, kata dia, pihaknya tidak mendapati adanya barang berharga milik korban yang hilang. “Informasi dia memiliki BlackBerry, tapi belum dapat diketahui lebih lanjut. Yang jelas kami masih melakukan pendalaman motif dugaan pembunuhan ini,” kata Parmono.
 
Pihaknya, kata dia, saat ini tengah melakukan tindak lanjut dengan menyerahkan jenazah Reina ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diketahui hasil otopsi. Tindakan itu dilakukan untuk mengetahui, apalah ada tindakan pemerkosaaan sebelum Reina dihabiskan oleh pelaku pembunuhan.

Saksi Jeri yang juga kerabat Pongky majikan korban yang kebetulan menginap  di lokasi mengatakan, tewasnya korban sama sekali tidak dirinya duga. Dia hanya curiga, saat dia bangun tidur pukul 14.00 WIB  korban tidak menyediakan kopi di atas meja.  Padahal, kebiasaan korban saat bangun tidur sudah tersedia kopi. “Karena itusaya datangi ke kamarnya, begitu saya lihat, korban sudah bersimbah darah dan tidak bergerak,” katanya. (DRA)

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

NASIONAL
Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamax Green Rp17.000

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamax Green Rp17.000

Rabu, 10 Juni 2026 | 05:25

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill