Rabu, 20 Agustus 2014

 
 
Senin, 28 Mei 2012 18:19 WIB
Dibaca : 778
 

Perda Anak Jalanan Diajukan Wali Kota Tangerang

Pemkot Tangerang ajukan tiga raperda. tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGERANG-Tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) diajukan Wali Kota Wahidin Halim dalam Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tentang Tiga Raperda, Senin (28/5).
 
 
Ketiga buah Raperda itu diantaranya Raperda tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen, Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta Raperda tentang Bangunan Gedung.
 
Wahidin mengatakan, keberadaan anak jalanan, gelandangan pengemis dan pengamen dapat mengganggu ketentraman di jalan umum sehingga mereka menjadi sasaran eksploitasi dan tindak kekerasan.
 
 Bahkan disinyalir bahwa keberadaan pengemis di jalanan dikordinir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Untuk itu, Raperda ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, pemberdayaan dan bimbingan anak jalanan, gelandangan dan pengemis,” katanya.
 
Wahidin juga meminta kepada DPRD agar dibahas juga mengenai trafficking untuk ditambahkan di dalam Raperda ini. "Pasalnya pengemis-pengemis itu menggunakan sindikat atau terorganisasi," katanya.
 
Selama ini Pemkot telah mengupayakan pembinaan anak jalanan dan lain-lain melalui organisasi binaan yaitu Komunitas Anak Langit dan juga penyediaan rumah singgah. "Namun memang pertambahan penduduk terus meningkat di Kota Tangerang bahkan pertambahannya yang terbesar dibanding daerah lain di sekitarnya," ujar Wahidin.
 
Sementara Raperda tentang kebakaran lebih ditekankan kepada peningkatan peran dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran terkait perkembangan pembangunan gedung-gedung di Kota Tangerang yang semakin pesat.
 
“Ancaman bahaya kebakaran dapat terjadi kapan saja seiring dengan pesatnya kemajuan infrastruktur, bangunan perkantoran dan rumah-rumah penduduk. Maka penyusunan Raperda ini sangat strategis dan penting sebagai dasar acuan hukum dalam rangka antisipasi, pencegahan dan penanggulangan termasuk upaya penyelamatan korban dan peran serta masyarakat dalam penanganan masalah kebakaran,” ucap Wahidin.
 
Kemudian Raperda tentang Bangunan Gedung diarahkan kepada kesesuaian fungsi dan klasifikasi gedung terkait keamanan konstruksinya sesuai standar. Hal ini juga terkait dengan keberadaan Bandara Soekarno Hatta, terutama kawasan keselematan operasional penerbangan (KKOP).  
 
“Ketentuan ini juga bisa bermanfaat sebagai memudahkan investor untuk menanamkan modal dalam hal pembangunan di berbagai wilayah Kota Tangerang,” pungkasnya.(RAZ)

 
 
Minggu, 17 Agustus 2014 12:24 WIB
PT Angkasa Pura II Gelar Flash Mob di Soekarno-Hatta
 
 
Kamis, 14 Agustus 2014 18:04 WIB
Arief Nurut Keputusan Mendagri Terkait Batas Bandara
 
 
 
 
Selasa, 19 Agustus 2014 18:17 WIB
Benyamin Akui Kinerja Kadinkes Tak Optimal
 
Selasa, 19 Agustus 2014 17:21 WIB
GP Ansor Tangerang Ziarah Makam Pahlawan
 
Selasa, 19 Agustus 2014 17:12 WIB
Jelang Putusan MK, Polisi Jaga Ketat Pintu M1
 
Selasa, 19 Agustus 2014 16:40 WIB
5 Rampok Rumah Pejabat Kemenlu Ditangkap
 
Selasa, 19 Agustus 2014 16:28 WIB
Mandek, Kerjasama PDAM dengan PT Moya Ditinjau Ulang