Connect With Us

Polres Kota Tangerang Terbatas Anggaran Penyelidikan

| Rabu, 4 Juli 2012 | 16:53

Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada dengan Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Denny Irawan. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Polres Metro Kota Tangerang anggarannya terbatas untuk penyelidikan. Namun hal itu tidak menjadi alasan bagi aparat polisi dalam mengungkap kasus yang terjadi. Itu dikatakan Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada.
 
"Anggaran kami hanya cukup untuk menangani 135 kasus selama setahun. Sementara kasus yang masuk sangat banyak," ucapnya melakukan audiensi dengan Pokja Wartawan Harian Tangerang, Rabu (4/7).
Berdasarkan data Polres, selama semester pertama 2012 ini (Januari - Juni) ada 393 kasus yang ditangani. Dari jumlah itu, 241 kasus sudah P21 (siap sidang), 10 kasus SP3 (dihentikan karena tidak cukup bukti), dan sebanyak 24 kasus yang berstatus limpah (ditangani polres lain).

"Namun biarpun anggaran kami terbatas, bukan berarti kerja kami jadi tidak optimal," ujar Wahyu.

Karena itu kata Wahyu, dalam setiap mengungkap kasus, pihaknya sering terkendala. "Terkadang kami tak bisa cepat. Karena keterbatasan itu," ujarnya.

Menurut Wahyu, angka kejahatan di Kota Tangerang masih didominasi oleh curanmor. Lalu dilanjutkan dengan penipuan, dan kasus lainnya. "Untuk wilayah perkotaan, memang curanmor yang tertinggi. Untuk kasus narkoba ada, tapi jumlah barang bukti kecil," ucapnya.

Polrestro Tangerang juga menyoroti maraknya perampokan minimarket. Kata Wahyu, setiap saat tren kejahatan memang selalu berubah. Karena itu dia berharap kepada para pengusaha untuk tidak takut dalam berinvestasi di bidang keamanan.

"Selama ini mereka menganggap remeh soal keamanan, dan menyerahkan kepada kami mengatasinya. Padahal kami juga tidak bisa menangani seluruh kejahatan," ucap Wahyu. (RAZ)

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill