Connect With Us

Wapres Resmikan IPA Aetra Tangerang

| Rabu, 11 Juli 2012 | 12:48

Wapres Boediono usai meresmikan IPA Aetra Tangerang di Sepatan, Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Wapres Boediono meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PT Aetra Air Tangerang didampingi Meteri Pekerjaan Umum Djoko Krimanto dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Sepatan, Kabupaten Tangerang 11 Juli 2012.
 
Peresmian ini seiring dengan telah selesainya pembangunan IPA berkapasitas 900 liter/detik. Nantinya, proyek infrastruktur besar pertama di bidang penyediaan air bersih dengan investasi Rp520 miliar ini akan melayani lima kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang, yakni Pasar Kemis, Sepatan, Cikupa, Balara dan Jayanti.
 
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah serta bantuan semua pihak yang membantu terlaksananya pembangunan instalasi pengolahan air ini. Kedepan, kami akan terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Abdulbar Mansoer.
 
Lebih lanjut Abdulbar menjelaskan, teknologi pengolahan air Aetra Tangerang akan menghasilkan air layak minum sesuai standar Departemen Kesehatan dan WHO. Sistem jaringan pipa yang digunakan juga telah bersertifikat ‘food grade’ sehingga aman untuk pendistribusian. Sistem jaringan pipa berkualitas ini adalah yang pertama di Indonesia.
 
Dengan air bersih berkualitas tersebut, biaya yang dikenakan kepada pelanggan rata-rata hanya sebesar Rp4,5 per liter. Nilai tersebut jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga air minum dalam kemasan yang mencapai Rp2000 per liter.
 
“Proyek ini juga mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai target Millenium Development Goal (MDGs), 2015 dalam hal target cakupan penduduk yang mendapatkan layanan air bersih perpipaan,” ujar Abdulbar.
 
Selesainya pembangunan IPA yang berlokasi di Sepatan ini sekaligus menjadi proyek Kementerian Pemnerintah Swasta (KPS) pertama yang berhasiul dilaksanakan dari 26 proyek pengolahan air yang ditawarkan Presiden SBY pada Indonesia Infrastrukture Summit 2006. Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses pelaksanaan proyek KPS, sehingga dapat memacu pengembangan proyek KPS air minum yang lain untuk mendukung percepatan peningkatan cakupan air minum Indonesia. (DRA)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill