Selasa, 21 Oktober 2014

 
 
Jum'at, 21 September 2012 16:16 WIB
Dibaca : 1054
 

50 Persen Kesehatan Calhaj Kategori Beresiko Tinggi

Calon Jamaah Haji Kota Tangerang /
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Dari total 211.000 calon jamaah haji Indonesia pada tahun ini, 50 persennya masuk dalam kategori kesehatan beresiko tinggi. Hal itu dikatakan Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, Anggito Abimanyu saat pelepasan calon jamaah haji di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (21/9).
 
Menurutnya, data tersebut diperoleh dari Kementrian Kesehatan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan para calon jamaah haji. "Ada sekitar 50 persen. Jamaah calon haji yang tergolong beresiko tinggi yakni karena kebiasaan makanan yang berbeda, perbedaan suhu cuaca antara di Indonesia dan Arab Saudi hingga usia," katanya.
 
Untuk faktor usia, Anggito menuturkan, 30 persen jamaah calon haji Indonesia pada tahun ini rata - rata diatas 60 tahun. Maka, hal itu dimasukan dalam resiko kategori tinggi seperti sakit dan faktor lainnya. "Untuk mengatasinya, Kementrian Agama sudah membangun beberapa posko dan balain kesehatan di Arab Saudi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para jamaah calon haji," ujarnya.
 
Ia mengatakan, para jamaah calon haji bisa langsung berkonsultasi atau melakukan pemeriksaan di posko atau balai kesehatan yang telah disiapkan kementrian agama. Tak hanya itu saja, Kementrian Agama pun sudah berkoordinasi dengan RS di Arab Saudi bila nantinya ada jamaah yang perlu perawatan intensif. "Semuanya sudah disiapkan untuk pelayanan kesehatan," ungkap Anggito.

 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
Selasa, 21 Oktober 2014 10:50 WIB
Residivis Cibodas Ditangkap Bawa 1 Kg ganja
 
 
 
Senin, 20 Oktober 2014 18:40 WIB
Tunda Kunker, Forum RW di Tangsel Minta DPRD Kritis