Minggu, 26 Oktober 2014

 
 
Selasa, 20 November 2012 19:48 WIB
Dibaca : 625
 

RAPBD 2013 Kabupaten Tangerang Rp2,78 Triliun

Ismet Iskandar Bupati Tangerang tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGERANG-Bupati Tangerang H Ismet Iskandar Pemkab Tangerang menyampaikan rancangan APBD 2013 sebesar Rp2,78 triliun, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang penjelasan nota keuangan dan RAPBD Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2013, Senin (19/11).
 
Jumlah Rp 2,78 triliun tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1,24 dan belanja langsung sebesar Rp 1,54 triliun. Belanja tidak langsung dialokasikan untuk belanja pegawai sebesar Rp 1 Triliun, belanja hibah sebesar Rp 125,78 Miliar, belanja bantuan sosial sebesar Rp 25 Miliar , belanja bantuan keuangan kepada pemerintah desa sebesar Rp 50 Miliar dan belanja tidak terduga sebesar Rp 10 Miliar.
 
“Besarnya peningkatan belanja pegawai disebabkan adanya kenaikan belanja tunjangan tambahan pengahsilan atau TPP PNS yang mulai berlaku bulan Oktober tahun 2012,” kata Plt Sekda Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad yang membacakan pidato bupati penjelasan nota keuangan.
 
Disamping itu, kata Iskandar Mirsad, besarnya jumlah belanja hibah di tahun 2013 disebabkan karena dianggarkan pemberian hibah untuk mengantisipasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang putaran ke dua yang memerlukan dana sebesar 35 Miliar, yang dialokasikan untuk KPU Kabupaten Tangerang sebesar Rp 30 Miliar dan Panwaslu sebesar Rp 5 Miliar.
 
“Selain itu, di tahun 2013 Pemkab Tangerang akan lebih mengoptimalkan pelaksanaan program Replikasi PNPM, baik penyebarannya ataupun kauliats pelaksanaanya dihubungkan dengan kualitas pelaksanaanya dihungkan kebutuhan masyarakat, yang dialokasikan sebesar 41,7 Miliar,” katanya.
 
Selanjutnya belanja langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 153,53 Miliar, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 543,53 Miliar, serta Belanja Modal sebesar Rp 840,15 Miliar. “Jumlah belanja langsung tersebut diprioritaskan untuk pembangunan sarana pendidikan, antara lain berupa pembangunan unit sekolah baru yang menumpang, pembangunan SMK baru, penambahan ruang kelas baru, rehab sekolah, pengadaan tanah sekolah, untuk bantuan operasional tanah sekolah serta untuk bantuan operasional daerah (Bosda),” papar Iskandar.

 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 18:34 WIB
Tolak Oral, Kakek di Karawaci Dibunuh Kekasih
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 16:38 WIB
4 Pasar Tradisional di Tangsel Diurus BUMD
 
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:56 WIB
Pariwisata Banten Terkendala Infrastruktur
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:53 WIB
Lama Vakum, Sidang Tipiring Kembali Digelar