Minggu, 24 Agustus 2014

 
 
Minggu, 17 Februari 2013 19:54 WIB
Dibaca : 1168
 

Hari Pencoblosan Pilkada Kota Tangerang Dianggap Tak Tepat

KPU Kota Tangerang saat gelar sosialisasi tahapan pilkada. tangerangnews / dira
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
 
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mengkhawatirkan hari pencoblosan Pilkada Kota Tangerang yang jatuh pada Sabtu 31 Agustus 2013 mendatang. Masalahnya hari Sabtu adalah hari dimana masyarakat di Kota Tangerang tidak semua libur, apalagi Tangerang dikenal dengan kota seribu industri.
 
“Kalau tidak tepat, partisipasi pemilih bisa minim,” ungkap Gatot Purwanto, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang kepada wartawan.
 
 
Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain mengutarakan, dipilihnya hari Sabtu sebagai hari pencoblosan itu sudah sangat tepat. Walaupun masyarakat Kota Tangerang itu mayoritas buruh akan tetapi tidak sedikit yang bekerja di luar Kota Tangerang.
 
“Bila bukan hari libur, bisa diliburkan secara lokal, bagi yang bekerja diluar Kota Tangerang itu tidak bisa. Apalagi spare waktu pencoblosannya itu dari pagi hingga pukul 13.00 WIB, tidak akan mungkin terkejar waktunya nanti,” terangnya.
 
Pemilihan di hari Sabtu, lanjutnya, sudah melalui proses pengkajian panjang. Hal itupun tak mungkin mempengaruhi buruh.
 
“Kerja buruh di Kota Tangerang itu terdapat jadwal, jadwal itupun sudah disingkronisasi. Apalagi KPU berencana akan membuat TPS disekitar lingkungan pabrik, jadi bagi mereka yang lembur dapat meluangkan sedikit waktunya untuk mencoblos,” imbuhnya.(DRA)
 
 
 
 
Kamis, 21 Agustus 2014 18:26 WIB
Terima Uang Rp125 Juta, Komeng Dilaporkan Polisi
 
 
Minggu, 17 Agustus 2014 12:24 WIB
PT Angkasa Pura II Gelar Flash Mob di Soekarno-Hatta
 
 
Kamis, 14 Agustus 2014 18:04 WIB
Arief Nurut Keputusan Mendagri Terkait Batas Bandara
 
 
 
Sabtu, 23 Agustus 2014 16:51 WIB
Kisah Pilu Gadis 12 Tahun Kesurupan Diperkosa Bos
 
Sabtu, 23 Agustus 2014 16:41 WIB
Ini Alasan Herman Percaya Komeng Bisa Berikan Proyek
 
 
Sabtu, 23 Agustus 2014 11:03 WIB
Pemerkosaan Sadis di Tigaraksa, Tangan korban diiris