Connect With Us

Dahlan Iskan Berang dengan Mobil Mewah yang Diparkir di Bandara

| Kamis, 9 Mei 2013 | 20:20

Mobil mewah yang digembok ppetugas PT Angkasa Pura II. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mendukung upaya pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II untuk tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban lalu lintas di area bandara tersebut.

Pagi tadi, PT Angkasa Pura II melakukan penertiban sebuah mobil mewah yang terparkir di terminal 2F. Mobil Mecerdes Benz B 2 ATU langsung digembok petugas Angkasa Pura II.  Penggembokan dilakukan sebagai upaya pengelola mencairkan kemacetan di bandara yang kerap terjadi.

Dahlan yang kala itu akan boarding sekitar pukul 10.15 WIB melihat petugas PT Angkasa Pura   II sedang menggembok mobil Mercy, langsung memberikan semangat.  Dahlan bahkan menunggu mobil tersebut agar mengetahui siapa pemilik kendaraan. Sampai-sampai  dirinya terpaksa harus berangkat karena lamanya pemilik kendaraan itu muncul.  

Dahlan terlihat kesal sekali dengan kelakuan pemilik kendaraan. “Saya dukung tindakan seperti ini. Mau siapa dia, tetap aturan harus ditegakan. Apalagi bikin macet dan diikuti yang lain,” ujarnya. 
Anggota DPR pun ikut mengapresiasi Dahlan Iskan dalam menertibkan lalu lintas Bandara Soekarno Hatta.

Anggota komisi VI DPR Aria Bima memberikan dukungannya pada tindakan Dahlan untuk tidak diskriminasi pada siapa pun. Meski mobil mewah itu milik pejabat namun hukuman tetap harus dijatuhkan.

"Saya dukung untuk tidak diskriminatif. Meski itu pejabat tidak boleh dibedakan. Semua harus sesuai ketentuan yang sudah ada," ujarnya,  Kamis (9/5).

Dia berharap gebrakan Dahlan untuk kemajuan Angkasa Pura II dalam memberikan kenyamanan pelayanan pada masyarakat tidak berhenti sampai di situ. Aria meminta Dahlan juga menertibkan toko-toko di dalam terminal bandara yang terlalu padat sehingga mempersempit area publik.(DRA)

 
BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill