Minggu, 21 September 2014

 
 
Senin, 27 Mei 2013 20:25 WIB
Dibaca : 1786
 

Antar Preman Karaoke Venus di Tangcity Bentrok

Bentrok di Tanngcity. tangerangnews / rangga
Reporter : -
Ukuran Huruf : A A A
TANGERANG-Bentrokan antar dua kelompok massa preman terjadi di kawasan ruko Tangerang City (Tangcity) Mall, Senin (27/5) sore. Bentokan diduga akibat perebutan lahan keamanan di Karaoke Venus. Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Awalnya dua kelompok ini cekcok di depan Karaoke Venus, ruko Tangcity Mall. Lalu keduanya bentrok hingga dua orang dari kelompok berbeda yang diketahui bernama Syahril mengalami luka bacok di pelipis dan Wempi mengalami luka memar ditangan akibat dipukul.

Syahril mengatakan, bahwa bentrok itu terjadi akibat perebutan lahan kekuasaan di Karaoke Venus. Dia sempat menjadi sasaran saat berusaha memisahkan kedua kelompok yang bentrok.
"Masalahnya ingin menguasai karaoke baru, tapi kalau saya kepingin kedua kelompok itu damai, tidak ada masalah. Tadi saya ingin memisahkan supaya tidak ada korban, tapi malah kena bacok," ujarnya sambil mengusap darah yang mengalir di pelipisnya.
 
Sementara salah satu Satpam Karaoke Venus Haikal mengaku tidak tahu kronologis bentrok tersebut.  Menurutnya kedua kelompok tiba-tiba datang dan berkelahi. "Enggak tahu kejadiannya, mereka datang langsung berantem," tukasnya.

Bentrokan tersebut sempat mereda. Hingga beberapa saat kemudian salah satu kelompok masa kembali datang dan melakukan sweeping mencari kelompok lawan.
 
Puluhan masa ini membawa golok, pisau dan balok. Pengunjung Tangcity Mall yang berada di lokasi kejadian melarikan diri karena ketakutan.

 Bahkan dua wartawan yang meliput dilokasi sempat menjadi sasaran amukan kelompok tersebut. Kamera milik kontributor MNC TV Aimar Rani dan kamera foto milik wartawan Satelit News (koran lokal) Eky Fajrin rusak akibat ditendang. Namun, petugas kepolisian yang berada di lokasi tidak berbuat apapun.
 
"Kamera saya tiba-tiba ditendang saat mengambil gambar. Saya juga diancam akan dibacok," kata Aimar.

Setelah kelompok massa ini mundur ke SPBU Total di seberang Tangcity Mall, polisi langsung mengamankan dua orang yang membawa senjata tajam. Tak lama setelah itu, dua kelompok massa itu pun langsung membubarkan diri. (RAZ)
 

 
 
Rabu, 17 September 2014 15:51 WIB
Larang Plat B ke Bogor, Kepala Daerah Tangerang Menolak
 
 
Selasa, 16 September 2014 22:00 WIB
Warga Tangsel Diajarkan Budidaya Anggrek
 
 
 
 
Sabtu, 20 September 2014 23:01 WIB
Pasar Tanah Tinggi Diharapkan Ikut Sertakan Warga
 
 
Jum'at, 19 September 2014 20:33 WIB
Tiga Kepala Daerah Bahas Investasi Tangerang
 
Jum'at, 19 September 2014 20:28 WIB
Pembangunan Wisata Kota Lama Butuh Waktu 5 Tahun
 
Kamis, 18 September 2014 23:00 WIB
Konflik Pasar Tanah Tinggi harus pendekatan Agama