Bawa Mobil Patwal Palsu, Hermanto Ditangkap Polres Bandara
Kamis, 26 September 2013 | 22:33
"Dari segi lalu-lintas tidak ada pelaggaran tapi pengemudinya masih diperiksa lebih lanjut oleh Reskrim," ujar Siahaan.
"Dari segi lalu-lintas tidak ada pelaggaran tapi pengemudinya masih diperiksa lebih lanjut oleh Reskrim," ujar Siahaan.
"Dari pemeriksaan dua tersangka yang sudah ditangkap, mereka mengaku diperintah oleh tersangka Sandy. Motif sementara terkait pemerasan, tapi kita kan cek lebih dalam untuk menemukan motif sebenarnya," tukasnya.
RECOMENDED"Bus lagi parkir dan ditinggal sopirnya dalam keadaan mesin mati. Posisi stand by untuk mengantar penumpang di kawasan apron. Kemungkinan karena korslet listrik, langsung terbakar," katanya.
"Mereka punya peran masing-masing, AFM sebagai otak aksi tersebut yang juga mengawasi aksi ketiga rekannya," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Dhany Aryanda, Kamis (26/9).
"Sidak ini akan dilakukan terus secara berkala," kata Marudut.
Rudy, 30, seorang penyeludup narkotika jaringan Jakarta yang ditangkap di Teminal 1B Bandara Soekarno Hatta, Selasa (24/9) lalu saat membawa sabu seberat 301 gram didalam sepatu olahraga merk Reebok yang dibawa di tasnya.
“Tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Unit Narkoba Polres Bandara Soekarno- Hatta,” kata Agus.
"Masing-masing 11 warga negara Indonesia, 2 warga Taiwan, 1 India, 5 Malaysia, 1 Afrika Barat," katanya.
“Para calon pengantin ini dijanjikan upah Rp 10 juta untuk pekerjaan yang sebenarnya mereka tidak ketahui dengan jelas. Pelaku sudah menyiapkan passport dan tiket pesawat, sehingga mereka tinggal berangkat,” katanya.
“Jadi penumpang dan barangnya terpisah, barang itu diambil saat tiba di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 17.00 WIB. Nilai estimasi sabu tersebut sekitar Rp 1,3 miliar,” tambah Purwidi.
"Ini ada 10 penerbangan belum juga berangkat. Ada yang dari jam 3 sore. Kalau saya dari jam 19 tadi sampai sekarang belum ada satu pun yang diberangkatkan," ujar Mustofa.
“Catatan kaki sejarah Indonesia banyak tertuang dalam arsip-arsip. Oleh karenanya, dalam pameran arsip kali ini kami ingin menggugah kembali ingatan masyarakat tentang sejarah bangsa kita tercinta ini,” tukas Mustari.
"AG membawa sabu tersebut dengan menumpangi pesawat Air Asia (QZ-8314) dari Bangkok.
TANGERANG-Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan bahwa upah untuk kurir narkoba bagi warga negara Indonesia paling murah dibanding warga negara lain. Dalam sekali antar, kurir Indonesia hanya mendapat Rp 7 juta.
“Paket sabu disembunyikan di dalam sepatu yang dipakainya dan ditelan dalam bentuk 30 kapsul seorang penumpang laki-laki WN Indonesia berinisial HS,31 tahun,” tuturnya.
TANGERANG-Puncak arus mudik lebaran melalui Bandara Soekarno Hatta diprediksi terjadi pada H-5 Idul Fitri atau Minggu (4/8). Sementara total jumlah penumpang diprediksi mencapai 256 ribu orang.