Connect With Us

10 Jadwal Penerbangan Delay, Tiga Staf Lion Air Disandera

Dira Derby | Minggu, 1 September 2013 | 21:56

Pesawat Lion Air yang menabrak pesawat lain. (tangerangnews / dira)



TANGERANG-10 Jadwal penerbangan dari maskapai penerbangan Lion Air sejak pukul 15.00 hingga berita ini dikirim sekitar pukul 9.35 WIB tidak juga diberangkatkan.  Hal itu dikatakan Mustofa, penumpang pesawat tersebut dengan nomor penerbangan JT 580 ketika dihubungi Sindonews.com, Minggu (1/9).

"Ini ada 10 penerbangan belum juga berangkat. Ada yang dari jam 3 sore. Kalau saya dari jam 19 tadi sampai sekarang belum ada satu pun yang diberangkatkan," ujar Mustofa.

Menurut Mustofa, saat ini sudah mencapai ribuan penumpang terpaksa menyandera staf dari Lion Air. "Ya, penumpang panik kesal. Akhirnya yang tiga orang disandera. Salah satunya bernama Satria Dwiatmaja katanya dia Manajer. Dia bilang, alasan tidak terbang karena  Lion Air dilarang terbang sama lembaga penerbangan apa gitu, sama otoritas sini juga," ujar Mustofa.

"Jumlahnya bukan ratusan penumpang lagi, sudah ribuan penumpang. Saya posisi di ruang tunggu. Sudah check-in, saya mau ke Surabaya. Yang lain ada yang mau Ke Makasar, Manado pokoknya ada 10 penerbangan yang enggak berangkat," terangnya.

 
Adapun penumpang yang lain menurut dia, salah satu penerbangan ke Makasar adalah nomor penerbangan JT 702. "Saat ini malah ada penumpang yang mau terangin pesawat. Tiga orang yang disandera engga bisa kemana-mana, dijaga penumpang di ruang tunggu," ujarnya.

 
OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill