Connect With Us

Bawa Sabu 600 Gram, Buruh Ditangkap di Bandara

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 September 2013 | 10:22

Pemilik sabu di Terminal 1B (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Seorang buruh lepas, Rudy, 30, nekat menyelundupkan 600 gram sabu-sabu ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung, lewat Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/9) sore.

Upayanya gagal saat dia kepergok oleh petugas di Terminal 1B.Kepala Humas Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Agus Tri mengatakan, pelaku yang berasal dari Kampung Bacang, Jalan Nilam NQ, RT 12/02, Bukit Intan, Pangkal Pinang ini, menyembunyikan sabu tersebut di dalam sepatu merk Reebok yang disimpan di tasnya.

 
“Dia tinggal di Bogor. Rencananya akan ke Pangkal Pinang dengan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan Air SJ 729 pukul 18.10 WIB,” katanya.

 
Namun saat melewati X-Ray, petugas mencurigai barang yang di bawa pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, ternyata ditemukan 600 gram shabu-shabu yang dikemas dalam 6 bungkus kecil.

“Tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Unit Narkoba Polres Bandara Soekarno- Hatta,” kata Agus.

Saat ini, kata Agus, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penerima barang dan peran pelaku.


“Kita belum bisa pastikan apakah pelaku ini kurir atau bukan, yang punya barang juga sedang kita cari,” tukas Agus.‎‎
BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill