Connect With Us

Bus Lion Air Terbakar di Bandara

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 September 2013 | 14:35

Bus Lion Air Terbakar di Apron (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Bus antar jemput penumpang Pesawat Lion Air nomor body 06 terbakar di parkiran apron Terminal 1A Bandara Soekarno -Hatta, Kamis (26/9) siang. Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik itu,  tidak memakan korban jiwa.

Petugas Officer In Charge Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Abnan Khanafi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.10 WIB saat bus bernomor polisi AG-1743-UR itu diparkir di apron 1A71.

Tiba-tiba keluar asap dari dalam bus yang kemudian membakarnya. "Bus lagi parkir dan ditinggal sopirnya dalam keadaan mesin mati. Posisi stand by untuk mengantar penumpang di kawasan apron. Kemungkinan karena korslet listrik, langsung terbakar," katanya.

Untuk memadamkan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran Bandara diturunkan. Api berhasil dipadamkan dengan cepat selama 20 menit.

"Hal ini tidak menganggu aktifitas penerbangan karena jauh dari pesawat. Bus langsung dibawa ke bengkel Lion Air di terminal 2D," tambah Abnan.

Abnan menduga,  korsleting listrik terjadi karena kurangnya perawatan terhadap bus. "Tetapi tugas kita cuma sebatas menginformasikan kejadian. Nanti ada evaluasi atau saksi, kebijakannya ada di pimpinan," ujarnya.
BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill