Connect With Us

Ini Titik Kemacetan Jika M1 Ditutup

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 29 Desember 2013 | 16:42

Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta Ditutup (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Penutupan Pintu M1 dan pengalihan arus menuju serta keluar Bandara Soekarno-Hatta yang diberlakukan mulai Kamis (26/12) lalu menyebabkan kebingungan masyarakat dan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik. Baca Juga  Minta Ditunda Penutupan M1  

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pihaknya, kemacetan terjadi di kawasan Jalan Husein Sastra Negara, Kecamatan Benda dan Jembatan Rawa Bokor. Sementara lalu lintas di Jalan Marsekal Suryadharma tidak terlalu padat.
 
"Jalan Husein Sastra Negara dekat Puskesmas Benda macet karena lalu lintas yang keluar dari Jalur Perimeter Selatan. Disana ada crossing jalan yang agak menekuk patah. Sementara Jembatan Rawa Bokor macet karena jembatan kurang lebar dan lalu lintas di Jalan Atang Sanjaya yang memang sudah padat sebelum adanya pengalihan arus," katanya, Jumat (27/12).
 
Menurut Ivan, kemacetan itu terjadi saat hali libur dimana tidak terlalu banyak kendaraan. Jika hari biasa, dia memastikan kemacetan akan semakin bertambah. Untuk itu dia menyampaikan beberapa solusi guna mengatasi kemacetan tersebut.
 
"Dari hasil evaluasi kita, sebaiknya kendaraan yang akan masuk ke Jalur Perimeter Selatan dari Jalan Marsekal Suryadharma dan Jalan Pembangun III, tidak perlu memutar ke Pintu M1 lalu ke Jalan Lama. Tinggal belok kiri di jembatan pertigan langsung tembus ke Jalur Perimeter Selatan, jaraknya sekitar 200 meter," katanya.
 
Selain itu, lanjut Ivan, jalan air port service dekat dekat Puskesmas Benda seharunya dibuka, agar kendaraan di Jalan Husein Sastra Negara yang ke luar dari Jalur Perimeter Selatan bisa masuk ke sana. "Jalan itu kan dipagar oleh pihak bandara. Sebaiknya dibuka saja, biar kendaraan ditembusin lewat situ, sehingga tidak terlalu crowded," ujarnya.
 
Terakhir, dia meminta kepada Angkasa Pura II agar menambah Jembatan Rawa Bokor, agar lalu lintas yang ingin ke Bandara dan Kosambi bisa lancar. "Kalau ada dua jembatan, sepertinya lalu lintas bisa smooth. Itu tiga point hasil evaluasi Dishub," tukasnya.

 
BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill