Connect With Us

Polisi Temukan Bercak Darah Pada Mayat Sri Wahyuni

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 November 2014 | 15:47

TKP Mayat Siswi SMA Cenderawasih (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGERANG-Pihak kepolisian menemukan adanya petunjuk tanda-tanda dugaan pembunuhan Sri Wahyuni  yang ditemukan di dalam mobil Honda Freed nopol B-136-SRI di area parkir Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Ada bercak darah pada tangan korban, tapi belum bisa disimpulkan, ini luka karena perlawanan atau hal lain," kata Humas Polres Bandara Internasional Soekarno Hatta AKP Agus Sunarto, Rabu (19/11).

Pihaknya mengaku kesulitan untuk menemukan luka pada tubuh korban yang menjadi penyebab kematiannya, karena kondisi jasad tersebut sudah membusuk.

"Jasadnya sudah membusuk dan bengkak, jadi kita tidak bisa lihat jelas ada luka atau tidak. Untuk itu, jasad korban dibawa ke RSCM Jakarta agar diautopsi," papar Agus.

Untuk diketahui, jasad mayat remaja perempuan di dalam mobil yang terparkir di Terminal 2D, ditemukan petugas keamanan, pagi ini. Temuan berawal dari adanya aroma busuk dari dalam mobil Honda Freed.

Di dalam mobil tersebut ditemukan identitas berupa kartu pelajar  yang awalnya diduga milik korban yakni Anggia Faradira warga Jalan Adhiaksa IV, Cilandak, Jakarta Selatan. Belakangan akhirnya diketahui jenazah tersebut adalah ibu dari Anggia.
 
 
BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill