Connect With Us

Polisi Kumpulkan Barang Bukti Pembunuhan Sri Wahyuni

Rusdy | Selasa, 25 November 2014 | 17:07

Tersangka JAH Pembunuh Sri Wahyuni (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGERANG-Petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta kesulitan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Sri Wahyuni,42, yang ditemukan membusuk di dalam mobil Honda Freed bernomor polisi B 123 SRI di area parkir Terminal II D Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (19/11) lalu. 

Sebab, petugas masih mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti yang masih belum ditemukan.
 
Wakasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Nuryadi  mengatakan, pihaknya akan menggelar rekonstruksi jika barang bukti sudah diketemukan semua. Karenanya, petugas masih memeriksa tersangka Jean Alter Huliselan. “Karena barang bukti berupa  handphone,  liontin serta tas korban barang bukti tersebut nantinya akan digunakan untuk proses rekonstruksi,” katanya saat ditemui wartawan Selasa (25/11).
 
Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari tujuh saksi terkait kasus tersebut. Sementara itu, Jean yang berusia 31 tahun menyatakan, wartawan sebaiknya mengenai kronologis pembunuhan tersebut untuk lebih jelas bertanya kepada penyidik.

“Karena selama ini masih pada salah, tak sesuai kebenaranya. Kebenarannya sudah saya ungkapkan ke penyidik di sini.Tetapi yang jelas saya nyesel, saya menyesal atas apa yg telah terjadi saya minta maaf kepada keluarga korban. Tidak ada barang satu pun ygan saya ambil, “ terangnya.
 
 
BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill