Connect With Us

Polres Bandara Soekarno-Hatta gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sri Wahyuni

Denny Bagus Irawan | Rabu, 10 Desember 2014 | 11:00

Azhari Kurniawan saat memberikan keterangan kepada pers terkait pembunuhan Sri Wahyuni. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap wanita cantik, Sri Wahyuni yang mayatnya ditinggal di dalam mobil lokasi parkir bandara tersebut beberapa waktu lalu. 
 
Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Azshari Kurniawan mengatakan, pihaknya akan menggelar rekonstruksi tersebut pada Rabu (10/12/2014). 
 
"Sekitar pukul 11.00 WIB  kami dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta akan melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan korban atas nama inisial  SW oleh TSK atas nama JAH dari mulai TKP di Taman Gajah-Prapanca, Kos-kos-an di Kemang, Jalan Tol JORR dan terakhir di Areal Parkir Terminal 2 Bandara," kata Aszhari, hari ini. 
 
Seperti diketahui, Mayat Sri Wahyuni ditemukan Rabu pagi (19/11), di dalam mobil yang terparkir di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Saat ditemukan, jasad sudah dalam keadaan membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Saat ditemukan petugas bandara, jasadnya berada di kursi paling depan sebelah kiri. Posisinya terlentang dengan kursi membujur ke belakang.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill