Connect With Us

Rekonstruksi Pembunuhan, Sri Dicekik Usai Dugem di Crown

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 Desember 2014 | 16:03

Rekonstruksi Pembunuhan Sri Wahyuni (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Sri Wahyuni yang dilakukan oleh kekasihnya Jean Alter Huliselan (JAH) ,31, di lokasi terakhir, yakni di parkiran Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno- Hatta, Rabu (10/12).

Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB di bandara yang sebelumnya digelar di Taman Gajah, Jakarta Selatan.
JAH yang dikawal ketat aparat kepolisian terlihat mengenakan kaus warna hitam dan celana jeans biru, wajahnya ditutupi dengan penutup kepala dan topi sepanjang rekonstruksi berlangsung selama 30 menit.

Namun,  adegan rekonstruksi tidak dilakukan di dalam mobil Honda Feed warna abu-abu bernomor polisi B-136-SRI milik korban. Kenapa tidak di mobil Sri,  lantaran masih adanya bau menyengat akibat membusuknya jasad korban. Sehingga adegan dilakukan di mobil milik anggota kepolisian setempat.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Azhari Kurniawan mengatakan, ada sekitar empat adegan di Bandara dari total 35 adegan yang dilakukan di berbagai lokasi.

"Adegan di Bandara ini melanjutkan adegan koronologi sebelumnya. Sesampainya di parkiran, JAH menutupi wajah korban yang sudah tewas dengan handuk dan jaket. Lalu dia keluar dari mobil untuk menukar uang dolar dan membeli tiket menuju ke Nabire, Papua. Kemudian di kembali ke mobil untuk ambil koper untuk bekal di Nabire. Setelah itu dia berangkat dengan pesawat Lion Air," jelasnya.

Menurut Azhar, awal pertengkaran antara JAH dengan Sri terjadi di diskotik Crown, Jakarta Barat. Lalu berlanjut di Taman Gajah, Jalan Darmawangsa, Jakarta Selatan, dimana pembunuhan itu terjadi.

"Di Prapanca ada delapan adegan. JAH mencekik leher korban sampai meninggal. Lalu memeriksa nadi korban, setelah dipastikan meninggal, pelaku membawa mobil dan mayat korban ke kosan di Kemang. Di sana dia ganti baju yang terkena muntahan darah korban. Selanjutnya baju itu dibuang di jalan tol JORR dan terakhir parkir di bandara,"  paparnya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:18

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan interaktif bagi para penumpang anak-anak beserta keluarga, dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 pada Kamis 23 Juli 2026.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill