Connect With Us

Penjualan Tiket Pesawat Masih Laku yang Tarif Bawah

Rusdy | Kamis, 8 Januari 2015 | 20:39

Mutia salah seorang penumpang (RUS / TangerangNews)


TANGERANG- Kementerian Perhubungan mengeluarkan kebijakan pengaturan tarif batas bawah untuk maskapai penerbangan yang dipatok 40% dari tarif batas atas.

 Dasar kebijakan itu, selain adanya perubahan kurs, hal itu juga demi lebih terjaganya faktor keamanan dan keselamatan penerbangan.

Namun, yang terjadi pada penjualan tiket di Tangerang, penumpang lebih banyak yang memilih tarif dasar bawah.
Penjualan tiket pesawat di Tangerang belum menerapkan harga tiket batas tarif bawah. Sebab maskapai yang melayani biaya murah atau low cost carrier (LCC) belum menerapkan tarif baru.


Menurut Puput, penjual tiket pesawat di daerah Rawa Bokor, Kecamatan Benda, Kota Tangerang  sejauh ini belum ada penerapan peraturan yang mengharuskan tarif batas bawah naik.  

Malah, menurut dia,  Lion Air ada penurunan harga  dan banyak penumpang memilih Lion Air  karna jam terbangnya banyak dan lebih murah.

Sedangkan Mutia, salah seorang calon penumpang mengatakan, dirinya tidak setuju jika batas tarif bawah dihapus. “Saya hobinya traveling, ya inginnya tiket yang murah ,” terangnya di Bandara Soekarno-Hatta, hari ini.

Terkait pelayanan dan keselamatan untuk penerbangan dengan tarif murah,  menurut dia juga biasa saja, tak ada yang berbeda dengan tarif atas. “Buat saya pokoknya seharusnya ada tiket murah,  jangan dihapus,” katanya.
 
KAB. TANGERANG
Bangun Bethsaida Hospital di Kota Petals, Paramount Land Perkuat Fasilitas Kota di 2026

Bangun Bethsaida Hospital di Kota Petals, Paramount Land Perkuat Fasilitas Kota di 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 16:28

Paramount Land terus memperkuat pengembangan Kota Petals dengan menghadirkan fasilitas kesehatan berskala besar.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill