Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Konter tiket maskapai Penerbangan Lion Air di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno Hatta terlihat kosong pasca delay yang terjadi sejak kemarin Tidak ada satupun petugas tiket maupun keamanan pihak Lion Air yang berjaga di konter. Diduga mereka takut untuk menghadapi penumpang yang terlantar.
Akibatnya puluhan penumpang tidak ada yang bisa menanyakan kejelasan jadwal penerbangan mereka. Para penumpang terlihat menunggu di depan konter sampai mendapat kepastian.
"Gimana sih ini, enggak ada petugasnya sama sekali. Mau nanya ke siapa kalau begini?" kata Hendi, penumpang tujuan Semarang. Hendi mengatakan, seharusnya dia berangkat pukul 06.00 WIB pagi ini. Namun, dirinya mendapat informasi bahwa penerbangannya delay.
"Tapi tidak dijelaskan penyebab delay-nya dan sampai kapan. Udah begitu tidak diberi makanan lagi," pungkasnya.
Penumpang lainnya, Rani, sebelumnya dia dijadwalkan terbang ke Palembang pada Rabu (18/2) kemarin, pukul 16.00 WIB. Namun, dia di-informasikan oleh pihak Lion Air bahwa penerbangannya diubah Kamis (19/2) pukul 11.00 WIB. "Kemarin sempat ditelepon kalau jadwalnya berubah. Tapi sekarang malah delay lagi," paparnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews