Connect With Us

Tikus di Kabin Pesawat ditangkap Polisi Bandara

Denny Bagus Irawan | Selasa, 7 Juli 2015 | 21:02

Ilustrasi Pencurian (Sumber Google / TangerangNews)

TANGERANG-Dalam rangka mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan menjelang liburan Hari Raya Idul Fitri 2015, Polresta Bandara Soekarno-Hatta terus menerus melakukan upaya penegakan hukum. Salah satunya dengan mengungkap kasus pencurian dalam pesawat yg selama ini meresahkan penumpang khususnya penerbangan Internasional.

Kali ini "tikus bagasi" yang berhasil diamankan adalah Warga Negara Asing atas nama WX, 36 tahun, asal dari He Nan-China.
Sindikat ini tergolong berani dan bermodal karena bukan beroperasi di bagasi bawah. Namun di bagasi cabin dengan menyamar sebagai penumpang pesawat dan penerbangan yang dipilih oleh sindikat ini pun juga tidak main-main, yaitu penerbangan Doha - Jakarta, atau penerbangan dengan jarak tempuh lama tapi murah dengan visa on arrival.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Azhari Kurniawan menyampaikan,  bahwa sindikat ini sudah beberapa waktu menjadi target operasi karena beberapa penumpang pesawat melaporkan kehilangan barang atau uang di dalam cabin pesawat. Namun kesulitannya mereka para korban melaporkan sudah selang beberapa hari setelah kejadian.

"Sebenarnya modus operandi ini sama dengan copet di bus, mereka beroperasi berdua bertiga dan mengambil seat (kursi penumpang) yang berlainan untuk menjaring lebih banyak korban, saat dalam penerbangan dan selagi para penumpang tidur, mereka memanfaatkan kelengahan dengan bergerilya seolah-olah sebagai pemilik barang di bagasi cabin mencari barang berharga, dan selanjutnya setelah dapat dioper ke pelaku lainnya (saling tukar)," demikian tambah Kasat Reskrim.

Yang menjadi korban sindikat ini adalah  Leo MC, 34, WNI yg berprofesi sebagai diplomat pada suatu Kementerian RI di Swiss yang hendak pulang ke Jakarta pada pertengahan Mei 2015.

Ketika dikonfirmasi Leo membenarkan  dan tidak menyangka dirinya akan menjadi korban copet dalam pesawat penerbangan Internasional ini. Dia juga menyatakan sangat berterimakasih kepada petugas Polresta Bandara yg dengan cepat dan profesional mengamankan dan merespon laporannya.

Barang bukti yg berhasil diamankan dari pelaku adalah uang dollar, uang rupiah milik korban, dompet, tas, dan paspor milik pelaku.
"Kerugian total jika dirupiahkan senilai kurang lebih Rp130.000.000," katanya.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill