Connect With Us

Polres Bandara Ungkap Pencurian Bagasi Pesawat

Denny Bagus Irawan, Rusdy, Dena Perdana | Minggu, 3 Januari 2016 | 14:27

Pencurian barang-barang bagasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. CCTV PT Angkasa Pura II berhasil merekam pencurian tersebut. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap pencurian bagasi pesawat yang dilakukan oleh oknum maskapai Lion Air. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menemukan bahwa pencurian tersebut dilakukan dengan cara sistematis hingga melibatkan petugas keamanan maskapai swasta itu.

 

Berawal dari adanya pencurian yang dilakukan pada 16 November 2015 lalu, petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta yang mendapati laporan secara diam-diam melakukan penelusuran pencurian tersebut. Namun, pada Sabtu (2/1) malam, petugas akhirnya berhasil menyaksikan langsung mata rantai sindikat tersebut.

 

Pencurian itu pun terekam  kamera tersembunyi atau CCTV yang dipasang oleh pengelola bandara tersebut PT Angkasa Pura II.   Empat orang tersangka yang masing-masing berinisial A, A, M dan S berhasil ditangkap.  Namun, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Harry Langie meminta kepada wartawan untuk bersabar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres, Minggu (3/1).

 

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat keempat oknum porter Lion Air itu  dengan bebasnya membuka tas dan koper penumpanguntuk mencari barang berharga.  Salah seorang tersangka  berinisial S mengaku terpaksa mencuri karena sudah menjadi tradisi yang turun temurun dilakukan oleh pekerja porter Lion Air.

Dodos 

 Dia mengaku justru ditekan senior jika tidak sampai mencuri.  “Saya awalnya enggak mau mencuri, tetapi saya malah diancam akan dipukul dan digebukin, akhirnya ya saya ikutin. Katanya ini kan hasilnya buat sama-sama,” ujar S kepada wartawan dihadapan petugas polisi.

 

Adapun aksi pencurian dilakukan sebelum barang-barang penumpang dimasukan ke dalam bagasi pesawat. "Ini saya sudah kerja dari 2014. Saya porternya Lion Air,” terang S.

S juga mengakui jika  keamanan maskapai  itu juga berperan dalam terciptanya pencurian tersebut. Peran petugas keamanan maskapai itu yakni membantu melihat kondisi sekeliling sebelum oknum porter membongkar tas penumpang dan mencuri barang berharga di dalamnya.

"Petugas Security suka kode-in kita,  kalau sudah aman, baru saya naik ke atas sebelum loading (bagasi), buka kopernya. Nanti dia minta bagian," tutup S.

 

Public Relation Lion Air Andy Saladin saat dikonfirmasi wartawan mengatakan,  jika ada penumpang yang melaporkan kehilangan barang di bagasi pesawat, dipastikan akan ditindak lanjuti dengan baik.

 

Andy juga mengaku telah bekerja sama dengan pihak internal yang melakukan investigasi dan bekerja sama dengan petugas keamanan bandara serta polisi.

 

"Kita investigasi sama-sama, Mas. Apabila memang ada security maskapai yang terlibat dan ada barang buktinya, akan diserahkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

 

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill