Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Belum Dapat Travel Warning Virus Zika

Dena Perdana | Rabu, 3 Februari 2016 | 16:14

Petugas Avsec di Bandara Soekarno-Hatta saat memeriksa penumpang. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG –Virus Zika yang diduga kuat menyebabkan lonjakan jumlah bayi cacat di Amerika Selatan ternyata belum membuat Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan travel warning. Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta mengaku telah bersiap siaga.

Kepala KKP Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Oenedo Gumarang, Rabu (3/2/2016) mengatakan, pihaknya masih menunggu dari Kementerian Kesehatan tentang arahan virus Zika.  

“Belum kalau sampai travel warning, tetapi kami selalu siap. Di sini ada kader jentik yang berasal dari pekerja gedung. Tetapi kami yang memberikan pelatihan,” ujar Oenedo.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyatakan, virus Zika yang diduga kuat menyebabkan lonjakan jumlah bayi cacat di Amerika Selatan sebagai kondisi darurat kesehatan internasional.

Menurut Oenedo, selalu ada pembersihan rutin untuk mencegah penyebaran jentik-jentik nyamuk di seluruh area Bandara Soekarno-Hatta.

Pembersihan itu dilakukan rutin per minggu.

Berbagai tempat yang dianggap sebagai sarang jentik di area bandara pun terus dibersihkan.

Tindakan preventif itu sudah dilaksanakan tidak hanya untuk mengantisipasi peredaran virus Zika, namun juga untuk virus DBD (Demam Berdarah Dengue) karena kedua virus itu sama-sama disebarkan lewat nyamuk.

WHO menyebutkan, lonjakan dalam kasus microchepaly, sebuah kondisi buruk ketika bayi dilahirkan dengan otak dan kepala kecil, kemungkinan disebabkan virus Zika yang ditularkan melalui nyamuk.

Kondisi ini dianggap sebagai situasi darurat kesehatan internasional.

WHO juga mendapat tekanan untuk segera mengatasi Zika setelah sebelumnya mengakui telat merespons terhadap virus Ebola yang menjangkiti sebagian wilayah Afrika Barat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

NASIONAL
Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:59

Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill