Connect With Us

'Sex Toys' dan Ratusan Pil Obat Kuat Disita di Bandara Soekarno-Hatta

Denny Bagus Irawan | Selasa, 16 Februari 2016 | 12:55

Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta tengah memperhatikan alat bantu seks dari Jepang yang disita. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG-Satu koli alat bantu seks (sex toys) dan ratusan pil obat kuat yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta disita petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Sex toys yang berasal dari Jepang senilai Rp15 juta diamankan meski belum ada aturan yang melarangnya, hal itu bertujuan untuk mencegah peredarannya, karena jika benda itu masuk  dapat meresahkan masyarakat di Indonesia.  

Sedangkan obat kuat yang berasal dari China senilai Rp100 juta tersebut sengaja diamankan karena tak memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  

“Kami melakukan pencegahan untuk meminimalisir beredarnya alat bantu seks tersebut agar tidak sampai ditengah-tengah masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi .

Seluruh  barang terlarang itu disita Ditjen Bea dan Cukai dalam kurun waktu akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016.

Modus penyelundupan yang diterapkan adalah melalui barang bawaan penumpang melalui terminal kedatangan internasional, melalui Kantor Tukar Pos Udara, serta pengiriman melalui gudang ekspor.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill