Connect With Us

Kenaikan Biaya Pelayanan Penerbangan Dinilai Tidak Relevan

Denny Bagus Irawan | Senin, 28 Maret 2016 | 17:43

Para Penumpang di Bandara Soetta (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANG-Sejumlah pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta menilai rencana kenaikan Passenger Service Charge per I April 2016 mendatang tidak relevan dengan fasilitas di bandara tersebut.

"Gimana mau nyaman, kalau masih sering listrik padam, AC mati ruangan menjadi panas,"ujar Donald Putra,30, salah seorang pengguna jasa bandara . 

Andri mengaku mengalami padam listrik di bandara belum lama ini saat akan terbang ke Makassar. Saat itu, kata dia, penumpang yang ramai diruang tunggu kegerahan karena pendingin ruangan tidak berfungsi.

Soal kenyamanan dan keamanan,  Andri menilai, Bandara Soekarno-Hatta masih jauh dari nyaman." Contohnya pembobolan bagasi masih sering terjadi,"katanya.

Rusdi Muslim, 35 tahun, pengguna jasa lainnya juga menyatakan keberatan dengan rencana kenaikan PSC tersebut." Karena fasilitas pendukungnya belum memadai sehingga layanan tidak maksimal,"katanya.

Berdasarkan surat Menteri Perhubungan nomor : PR 303/1/15 PHB 2016 tanggal 21 Januari 2016, menurut Agus, penyesuaian tarif PSC di Bandara Soekarno-Hatta meliputi; Terminal 1 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 50.000,Terminal 2 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000, Terminal 3 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000,Terminal 2 & 3 Internasional tetap Rp 150.000 dan
Terminal 3 Ultimate internasional Rp 200.000

 

 

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

NASIONAL
Kejagung Ungkap Dadan Cs Raup Untung Miliaran dari Markup Pengadaan Program MBG

Kejagung Ungkap Dadan Cs Raup Untung Miliaran dari Markup Pengadaan Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 | 10:01

Kejaksaan Agung mengungkap sejumlah temuan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakil kepala BGN

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill