KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG –Seluruh penumpang Lion Air JT 161 rute Singapura-Jakarta yang lolos dari pemeriksaan Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (10/5/2016) lalu akhirnya di-clearance petugas Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Diberitakan sebelumnya, dari total 182 penumpang, ada 16 orang yang lolos pemeriksaan Imigrasi pada hari mereka mendarat.
"Semua penumpang sudah dilakukan clearance terhitung dengan hari ini. Adapun yang terakhir, Warga Negara Hungaria," kata Kabid Pendaratan dan Izin Masuk Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta I Gusti Bagus kepada Tangerangnews.com, Kamis (19/5/2016).
Dia mengatakan, sejak Jumat (13/5/2016) lalu seusai bertemu dengan semua instansi terkait, pihaknya langsung berinisiatif mengabari pihak Lion Air agar dibantu untuk dicarikan data penumpang yang tidak melalui pemeriksaan Imigrasi.
Dari sana diketahui, ada total 16 penumpang yang terdiri atas 12 Warga Negara Indonesia (WNI) dan empat Warga Negara Asing (WNA). Sejak Jumat lalu hingga hari ini, ke-16 penumpang yang dimaksud telah datang dan menyelesaikan proses clearance mereka di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Dari pemeriksaan petugas, dipastikan semua penumpang yang sempat lolos dari tahapan Imigrasi, tidak ada daftar cekal dan indikasi perbuatan berbahaya lainnya, termasuk soal terduga teroris.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGYesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.
Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews