Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNews.com-Menteri Pariwisata Arief Yahya yakin dengan konsep budaya tradisional Indonesia yang menjadi branding Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang baru, bisa menyaingi Bandara Changi Singapura.
"Changi nyaman, kelemahannya tidak memiliki budaya yang tinggi seperti bandara Soekarno-Hatta,"ujarnya saat mengunjungi lokasi perluasan Terminal 3 Ultimate.
Dia mengatakan, menampilkan budaya sumber kekuatan bagi Indonesia yang tidak dimiliki negara lain, seperti Singapura.
"Negara kita diperkuat dengan tampilan budaya, sangat mudah mengalahkan Singapura," tuturnya.
Dia mengaku, Tourism Airport" adalah tema yang cocok untuk Terminal 3 Ultimate. Karenanya, branding menjadi sangat penting. Dengan komposisi culture 60 persen meliputi tarian daerah, kesenian daerah serta natural 35 persen., seperti tempat wisata meliputi Pulau Komodo dan destinasi lainnya, menurut Yahya, akan sangat membantu meningkatkan kunjungan wisata di Indonesia. “Potensi kunjungan wisata, masih didominasi oleh penumpang pesawat terbang. Sebab 75 persen melalui udara, 25 persen melalui laut. Bangsa ini dilihat dari Bandar Udara dan kualitas servicenya," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi mengakui konsep budaya lokal menjadi kekuatan dari Bandara Soekarno-Hatta untuk menggaet semakin banyak wisatawan berkunjung ke Indonesia.
" Terminal 3 kami ibaratkan Panggung Budaya Indonesia.,” tuturnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews