Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-Penumpang pesawat di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten mengeluhkan jumlah kursi di terminal baru itu yang terbatas.
Akibatnya, para penumpang terpaksa duduk di lantai dengan beralaskan barang bagasi mereka. “Bagus sih semua, tetapi kurang kursinya ya. Seharusnya ditambah,” ujar Revieta penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA646 rute Jakarta –Ambon saat ditemui Rabu (10/8/2016) pagi.
Selain itu, dia juga mengeluhkan petunjuk arah yang masih membuat bingung. Bahkan untuk mencapai lokasi parkir, dia harus bertanya berkali-kali kepada petugas Satpam. “Petunjuk arah kurang jelas, harus lebih jelas lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan mengatakan, PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengakui jumlah kursi di Terminal 3 Ultimate masih kurang.
"Dalam rangka menindaklanjuti masukan dari penumpang, dalam sepekan ini, kami akan menambahkan 70 sampai 100 kursi di area check in," katanya.
Menurut Wakan, pengadaan kursi di area check in akan dilaksanakan secara bertahap. Soal masukan tentang kurangnya jumlah kursi ini sebelumnya telah dibahas dalam evaluasi bersama antara PT Angkasa Pura II dengan Garuda Indonesia dan pihak terkait.
Selain itu soal kursi, pihaknya juga akan segera mengganti petunjuk arah agar dapat memudahkan pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan uang saku kepada 2.090 jemaah haji asal daerahnya sebesar Rp750.000 per orang untuk bekal saat menjalani ibadah haji di tanah suci Arab Saudi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews