Connect With Us

Kereta Tanpa Awak di Bandara Soekarno-Hatta Dimulai

Denny Bagus Irawan | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:00

| Dibaca : 3958

Ilustrasi Kereta tanpa awak atau automatic people mover system (APMS). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANGNews.com-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta memulai pengerjaan kereta tanpa awak (Automated People Mover System) sejak September 2016. 

Penandatangan kontrak kerja sama telah dilakukan antara PT Len Industri dan PT Angkasa Pura II telah dilakukan pada 1 September 2016.

 

Nilai investasi APMS yang akan selesai dikerjakan selama 300 hari mencapai Rp531 miliar itu akan digunakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 

Nantinya, moda transportasi tersebut akan memutar keseluruh terminal, seperti Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 dan connecting building yang menjadi penghubung antar terminal dengan pusat perbelanjaan yang berada di tengah-tengah Terminal.

 

“Kalau saat ini bisa dikatakan moda transportasi tersebut seperti Shuttle bus, kedepan itu tidak ada lagi diganti menjadi APMS,” tutur Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, Rabu (19/10/2016).

 

Panjang lintasan kereta tanpa awak tersebut 2,98 kilometer dengan memiliki sistem teknologi sinyal modern atau dikenal dengan Communication Based Train Control (CBTC).

 

Proyek yang ditarget akan selesai pada pertengah tahun 2017  itu nantinya akan dilengkapi dengan dua trase atau rel serta lima shelter. Masing-masing shelter terdapat di Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 serta di connecting building.

 

“Khusus di Terminal 3 terdapat dua shelter, jadi total terdapat lima shelter,” tutur Wakan.

 

Pada saat pengoperasian nanti, akan ada tiga armada yang akan melayani penumpang.  Masing-masing armada nantinya terdapat dua gerbong dengan kapasitas 176 penumpang satu armada.

 

Penumpang juga dijanjikan tidak akan menunggu terlalu lama saat menunggu kereta tanpa awak tersebut dengan view keindahan bandara.

“Kita atur setiap lima menit sekali, tetapi itu tergantung jumlah penumpang dengan melihat kebutuhan penumpang,” katanya.

OPINI
Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Rabu, 4 April 2018 | 12:00

Kondisi iklim yang semakin hari mengalami perubahan tidak menentu akibat adanya proses pemanasan global membuat bumi bekerja semakin keras. Masyarakat dunia memiliki peran besar terhadap perubahan iklim yang terjadi.

TANGSEL
Lansia yang Sehat Harus Perhatikan Pola Asupan Gizi

Lansia yang Sehat Harus Perhatikan Pola Asupan Gizi

Kamis, 19 April 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Setiap manusia pasti menua. Namun tidak banyak manusia yang telah memasuki masa lanjut usia (lansia) memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar. Oleh karenanya, jika ingin hidup dengan keadaan sehat, maka lansia perlu memperhatikan

KAB. TANGERANG
Begini Kronologi Penggrebekan Kontrakan Curanmor di Cikupa

Begini Kronologi Penggrebekan Kontrakan Curanmor di Cikupa

Jumat, 20 April 2018 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris membeberkan kronologi penggrebekan komplotan tersangka pencurian kendaraan bermotor yang berlangsung kemarin di Perumahan Bukit Tiara Blok L6, RT 35/04 , Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa,

BANTEN
Banten Didorong Menjadi Smart City

Banten Didorong Menjadi Smart City

Rabu, 4 April 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Provinsi Banten dipandang sudah selayaknya menerapkan

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim