Connect With Us

Penumpang Temukan Senpi di Terminal 1 Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 November 2016 | 12:00

Senpi yang ditemukan penumpang di Soekarno-Hatta. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Sebuah benda yang menyerupai senjata api ditemukan di area Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Minggu (6/11/2016). Benda tersebut langsung diamankan aparat petugas kepolisian setempat.

Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Sutrisna menjelaskan, benda mirip senpi itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan bernama Yayan di area taman bagian belakang restaurant Solaria di Terminal 1.

"Yayan melihat benda aneh seperti pistol. Kemudian dia laporkan ke sekuriti," katanya, Senin (7/11/2016).

Kemudian Sekuriti bersama polisi pun melakukan pengecekan. Ternyata benda yang menyerupai pistol ini merupakan korek gas.

"Korek gas tersebut berbentuk senjata api jenis revolver. Petugas juga menemukan satu sangkur di lokasi sekitar. Barang - barang itu segera kami amankan," katanya.

 

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill