Connect With Us

Penumpang Temukan Senpi di Terminal 1 Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 November 2016 | 12:00

| Dibaca : 1380

Senpi yang ditemukan penumpang di Soekarno-Hatta. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Sebuah benda yang menyerupai senjata api ditemukan di area Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Minggu (6/11/2016). Benda tersebut langsung diamankan aparat petugas kepolisian setempat.

Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Sutrisna menjelaskan, benda mirip senpi itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan bernama Yayan di area taman bagian belakang restaurant Solaria di Terminal 1.

"Yayan melihat benda aneh seperti pistol. Kemudian dia laporkan ke sekuriti," katanya, Senin (7/11/2016).

Kemudian Sekuriti bersama polisi pun melakukan pengecekan. Ternyata benda yang menyerupai pistol ini merupakan korek gas.

"Korek gas tersebut berbentuk senjata api jenis revolver. Petugas juga menemukan satu sangkur di lokasi sekitar. Barang - barang itu segera kami amankan," katanya.

 

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

AYO! TANGERANG CERDAS
Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Jumat, 17 Maret 2017 | 14:00

"Dengan adanya Purwadhika, mereka bisa memperkuat ekosistem smart digital city. Sekolah dibidang digital, belum lulus pun sudah dapat menghasilkan ratusan juta rupiah. Karena sudah pasti banyak proyek-proyek besar, apalagi sudah lulus bisa triliunan," kat

"Jika kita melihat apa yang sudah kita miliki di dalam hidup, maka kita akan merasakan sudah punya lebih. Jika kita melihat apa yang tidak kita miliki di dalam hidup, maka kita akan merasa tidak pernah cukup."

Oprah Winfrey