Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNews.com-Peristiwa kekurangan oksigen di dalam kabin pesawat terjadi pada pesawat maskpai Express Air, Minggu (22/01/2017) sekitar pukul 01.20 WIB dini hari.
Pesawat dengan nomor penerbangan XN 811, lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta menuju bandara Deo, Kota Sorong, dengan membawa penumpang 200 orang yang diantara terdapat tiga bayi.
Namun, berselang 15 menit kemudian, pesawat Express Air yang diawaki Kapten Alberth Shayailatua itu terjadi insiden yang diduga kekurangan oksigen. Saat dikonfirmasi, Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Bagus Sunjoyo membenarkan jika terjadi peristiwa tersebut.
“Benar pesawat kembali atau return to base karena ada masalah dengan tekanan udara,” ujarnya.
Menurutnya, tekanan dalam kabin pesawat ketika di udara harus sama dengan ketika berada di darat. “Sistem freezernya ada masalah informasinya,” ujarnya. Namun, menurut Bagus, pihaknya belum mendapat informasi secara rinci.
Termasuk adanya informasi mengenai adanya letupan keras di dalam pesawat sebanyak dua kali. Pihaknya pun belum dapat memastikan mengenai adanya kecelakaan yang membuat telinga penumpang menjadi berdarah akibat kecelakaan itu. “Itu masih kami selediki, kami juga masih mengumpulkan informasi. Kami benar-benar baru dapat kabar juga,” jelasnya.
Informasi yang didapat, setelah insiden kekurangan oksigen tersebut, sang pilot Albert Syahailatua mengambil langkah kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. Para penumpang sangat kecewa dan keluhkan pelayanan yang diberikan pihak Express Air. Pasalnya, para penumpang meminta supaya pindah pesawat yang namun dibentak oleh petugas Express Air.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPolda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews