Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNews.com-Peristiwa kekurangan oksigen di dalam kabin pesawat terjadi pada pesawat maskpai Express Air, Minggu (22/01/2017) sekitar pukul 01.20 WIB dini hari.
Pesawat dengan nomor penerbangan XN 811, lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta menuju bandara Deo, Kota Sorong, dengan membawa penumpang 200 orang yang diantara terdapat tiga bayi.
Namun, berselang 15 menit kemudian, pesawat Express Air yang diawaki Kapten Alberth Shayailatua itu terjadi insiden yang diduga kekurangan oksigen. Saat dikonfirmasi, Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Bagus Sunjoyo membenarkan jika terjadi peristiwa tersebut.
“Benar pesawat kembali atau return to base karena ada masalah dengan tekanan udara,” ujarnya.
Menurutnya, tekanan dalam kabin pesawat ketika di udara harus sama dengan ketika berada di darat. “Sistem freezernya ada masalah informasinya,” ujarnya. Namun, menurut Bagus, pihaknya belum mendapat informasi secara rinci.
Termasuk adanya informasi mengenai adanya letupan keras di dalam pesawat sebanyak dua kali. Pihaknya pun belum dapat memastikan mengenai adanya kecelakaan yang membuat telinga penumpang menjadi berdarah akibat kecelakaan itu. “Itu masih kami selediki, kami juga masih mengumpulkan informasi. Kami benar-benar baru dapat kabar juga,” jelasnya.
Informasi yang didapat, setelah insiden kekurangan oksigen tersebut, sang pilot Albert Syahailatua mengambil langkah kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. Para penumpang sangat kecewa dan keluhkan pelayanan yang diberikan pihak Express Air. Pasalnya, para penumpang meminta supaya pindah pesawat yang namun dibentak oleh petugas Express Air.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews