Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANGNews.com- Puluhan KTP DKI Jakarta, NPWP, buku tabungan dan kartu ATM ditemukan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (3/2/2017) lalu.
Barang-barang tersebut merupakan kiriman paket yang dibungkus dengan dus dari Kamboja ke sebuah alamat di Perumahan Taman Surya, Jakarta Barat.
Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Deni Surjantoro mengatakan, paket tersebut terdeteksi melalui mesin X-ray.
"Benar pada hari Jumat (3/2/2017) petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendapati isi paket mencurigakan. Ternyata dokumen berupa KTP, NPWP, buku tabungan, dan kartu ATM. Saat pemeriksaan kami selalu didampingi pihak jasa pengiriman, dalam hal ini Fedex," katanya , Kamis (9/2/2017) malam.
Deni menjelaskan, rincian dokumen dalam paket itu berupa 36 KTP, 32 NPWP, satu buku tabungan, dan satu kartu ATM. Dari tampak sementara, ada sejumlah KTP dengan data yang serupa. Seperti tiga KTP dengan foto orang yang sama namun NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, dan alamat yang berbeda.
Hingga saat ini, petugas Bea dan Cukai dan Kepolisian tengah menyelidiki paket yang tertera di tanda terima atas nama Leo. Pihak berwenang juga sedang mendalami orisinalitas puluhan dokumen tersebut. Belum terungkap apa motof dari pengiriman KTP tersebut.
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TODAY TAGPuluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews