Connect With Us

Suara Tanjidor Warnai Hari Musik Nasional di Terminal 3 Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Maret 2017 | 16:00

Salah satu alat musik Betawi yakni Tanjidor terdengar didendangkan dengan merdu di peringatan hari musik nasional yang digelar PT Angkasa Pura II di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (9/3/2017). (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Salah satu alat musik Betawi yakni Tanjidor terdengar didendangkan dengan merdu di peringatan hari musik nasional yang digelar PT Angkasa Pura II di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (9/3/2017).

 

Hal itu pun mendapat perhatian dari para penumpang pesawat yang ada di lokasi. Mereka tertegun saat melihat langsung alat musik tersebut dimainkan. Beberapa diantaranya bahkan sampai rela menunggu lantunan lagu selesai dibawakan. Hal itu dilakukan untuk berfoto bersama dengan personel dari grup tanjidor yang biasa membawakan tembang lawas.

 

“Saya baru ini lihat langsung Tanjidor, biasa-nya hanya di televisi saja. Sudah begitu itu yang meniup sering ada di televisi,” terang Gea Afrina, seorang penumpang.

 

Human Capital and Finance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, Indah Suryandari mengatakan, perayaan hari musik pada tahun ini pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami bekerja sama dengan Disporabudpar. Ini sangat luar biasa penampilannya, hari ini ada empat yang perform, termasuk dari Purwacaraka,” terang Indah.  

 

Menurut Indah, pihaknya tidak bisa memisahkan antara interior yang ada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, dengan kearifan lokal yang ada di Tangerang.  “Sungguh kaya sekali kearifan lokal kita. Ini adik-adik ini penampilannya luar biasa, ada yang dari bambu saja bisa membuat musik yang syahdu terdengar,” urai Indah.

 

Sementara itu, Kadisporabudpar Kabupaten Tangerang Achmad Taufik merasa senang dengan kesempatan yang diberikan oleh PT Angkasa Pura II untuk pentas di Terminal 3.

 

“Sehingga dapat melestarikan musik tradisional. Apalagi ini sambutannya luar biasa juga ternyata. Ini momentum yang baik buat kami, karena berkelas pentas di sini,” ujarnya.

 

 

 

 

 

  

 

  

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

TANGSEL
Wakil Wali Kota Tangsel Kutuk Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Siswa di Serpong, Pastikan Sanki Tegas

Wakil Wali Kota Tangsel Kutuk Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Siswa di Serpong, Pastikan Sanki Tegas

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:40

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap oknum guru SDN 01 Rawa Buntu, Serpong yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswanya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill