Connect With Us

Baru Bebas, Residivis Ini Ditangkap Lagi Selundupkan TKI

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 April 2017 | 17:00

Aparat Polresta Bandara Soekarno Hatta menangkap Tersangka berinisial AS yang ingin menyelundupkan TKI ilegal ke luar negeri, padahal tersangka baru keluar dari penjara setelah divonis 8 bulan, Kamis (13/4/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliyansyah)

TANGERANGNEWS.com-Baru saja keluar dari penjara setelah divonis 8 bulan karena menyelundupkan TKI ilegal ke luar negeri, AS kembali berulah. Kali ini dia hendak membawa lima TKI ilegal ke Abu Dhabi, Rabu (12/4/2017). Namun upayanya gagal, setelah terbongkar petugas Polres Bandara Soekarno Hatta.
 
Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Arif Rachman mengatakan, modus yang dilakukan AS yakni menyelundupkan lima TKI wanita itu lewat Batam dengan pesawat Lion Air di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta. Dari Batam mereka ke Malaysia dengan kapal boat.
 
"Sesampainya di Malaysia mereka langsung diterbangkan ke Abu Dhabi dan dijadikan pembantu rumah tangga," jelasnya, Kamis (13/4/2017).
 

 
Dalam menjalankan aksinya, AS dibantu dua orang. Yakni NN, yang memberikan dokumen-dokumen palsu serta tiket untuk dia dan para TKI. Selain itu juga ada satu orang yang belum diketahui identitasnya yang nanti akan menjemput tersangka di Batam. 
 
"Untuk setiap satu orang TKI yang berhasil dibawa AS, dia mendapat upah sebesar Rp8 juta. Dua tersangka lain masih DPO," ujar Kapolres.
 
Dijerat pasal 102 dan 103 UU No 39/2014 tentang perlindungan TKI jo Pasal 10 UU RI no 27/2007 tentang perdagangan orang. "Ancamannya di atas lima tahun penjara. Statusnya yang residivis juga akan memperberat hukuman saat ini," tukas Kapolres.
OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill