Connect With Us

Sistem Tiket Kereta Bandara Non Tunai

Dena Perdana | Jumat, 26 Mei 2017 | 14:30

Tampak seorang pekerja di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sedang mengerjakan proyek automated people mover system (APMS). (@TangerangNews2017 / Dena Perdana)

TANGERANGNEWS.com- PT Railink operator kereta Bandara Soekarno-Hatta memastikan menerapkan sistem non-tunai  untuk melayani penumpang.  Mereka yang akan naik kereta bandara tidak bisa membeli tiket dengan uang tunai seperti tiket untuk KRL pada umumnya.
"Tidak ada pembelian (tiket secara) tunai di stasiun," kata JM Marcomm and PR PT Railink Diah Suryandari kepada pewarta, Jumat (26/5/2017).

Lalu membayarnya seperti apa?  "Hanya bisa dilakukan melalui web, aplikasi, atau vending machine yang disediakan di setiap stasiun. Adapun rute yang telah ditetapkan PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta untuk layanan kereta bandara adalah dari Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya. .

Untuk membeli tiket, penumpang dapat bertransaksi menggunakan kartu debit, kartu kredit, hingga uang elektronik atau e-money keluaran bank yang telah bekerja sama dengan PT KAI.

 

Harga Tiket

Hingga saat ini PT Railink masih menggodok penetapan harga tiket untuk kereta bandara. Menurut Diah, harga tiket akan berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000.

Operasional layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah sampai tahap akhir. Pihak PT Angkasa Pura II selaku yang bertanggung jawab membangun stasiun mengaku telah merampungkan bagiannya.

"Kisaran (harga tiket) Rp 100.000 sampai Rp 150.000. Pertimbangannya lebih kepada faktor bisnis, karena kami sama sekali tidak menggunakan dana APBN," kata  Diah Suryandari .

Meski telah menerapkan kisaran harga sebagai gambaran awal, PT Railink belum menentukan kepastian tarif kereta bandara. Diah menjanjikan, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumumkan setelah ada kesepakatan mengenai besaran harga tiket.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill